Ratusan Siswa SMKN 1 Boyolangu Keracunan Usai Menyantap Menu MBG
Ratusan siswa SMKN 1 Boyolangu Tulungagung mengeluh diare usai santap menu MBG. Dinkes amankan sampel makanan untuk uji laboratorium.
Deddy Corbuzier. /Ist-Instagram
Harianjogja.com, JAKARTA- Presenter Deddy Corbuzier akhirnya buka-bukaan terkait hal yang dialaminya dua pekan terakhir. Ia muncul dan setelah rehat selama hampir dua pekan. Rupanya, mantan suami Kalina Oktarani ini sempat positif Covid-19 kemudian negatif dan mengalami kritis.
"Saya sakit, kena Covid-19," kata Deddy Corbuzier di kanal YouTubenya, Minggu (22/8/2021).
Deddy Corbuzier menuturkan, sebelum positif ia memang melakukan kontak dengan mereka yang terinfeksi virus corona. Sebab ternyata, keluarganya ada yang positif Covid-19.
"Saya mengurus keluarga yang saat itu hampir semua terkena Covid-19. Saya ngurus, cari rumah sakit, obat dan kontak saya dengan mereka terus-terusan," terang Deddy Corbuzier.
Baca juga: Belum Sesuai Target, Vaksinasi Tahap Pertama Baru Mencakup 56,98 Juta Orang
Kala itu Deddy Corbuzier percaya diri tidak akan terkena virus corona. Mengingat protokol kesehatan yang dilakukan dan menerapkan pola hidup sehat.
"Saya saat itu percaya diri bahwa pola hidup saya sehat, prokes. Cek antigen dan ternyata (hasilnya) covid-19," ucap duda satu anak ini.
Saat mendapat vonis tersebut, Deddy Corbuzier juga tak merasa khawatir. Sebab lagi-lagi, semua itu karena pola hidup yang sehat.
"Saya nggak khawatir, yasudah covid-19, paling hanya demam dua hari. Karena vitamin saya, makanan saya sehat, olahraga saya kuat," tuturnya.
Terbukti, kurang dari satu minggu Deddy Corbuzier dinyatakan negatif Covid-19. Ia pun kembali beraktivitas.
Baca juga: Harga Tes PCR Turun, Puan Minta Tindak Tegas Faskes yang \'Mengakali\' Rakyat
"Saya PCR dan positif, hari ketiga atau keempat, swab lagi dengan tiga macam antigen saya negatif tanpa ada gejala," ucapnya.
Namun, dua Minggu setelah sembuh dari covid-19, kondisinya justru drop. Ia mengalami demam hingga vertigo.
"Demam saya tiba-tiba naik hingga 40 derajat. Paginya naik lagi, sesuatu yang buruk terjadi, saya vertigo. Akhirnya ke RSPAD melakukan CT thorax, ketemu dokter," ungkap Deddy.
"Ternyata ada kerusakan, 30 persen saya nggak ngerti deh tuh. Tapi oksigennya bagus," imbuhnya.
Kondisinya makin memburuk dengan kerusakan 60 persen pada paru-paru. "Keadaannya masuk dalam momen badai Cytokine, ini yang membuat orang meninggal," kata presenter 44 tahun tersebut.
Deddy Corbuzier akhirnya menjalani sejumlah perawatan di rumah sakit. Ia masih bersyukur karena oksigen dalam darahnya tetap stabil.
"Oksigen darah diam di 97-99 karena pola hidup sehat saya selama ini. Hingga selamat walau dengan kerusakan paru yang parah," terangnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Ratusan siswa SMKN 1 Boyolangu Tulungagung mengeluh diare usai santap menu MBG. Dinkes amankan sampel makanan untuk uji laboratorium.
Sebanyak 114 sekolah di Bantul masuk program revitalisasi 2026. Pembangunan ditargetkan selesai maksimal pertengahan Desember.
TNGM mencatat 36 pendaki ilegal Merapi lahir 2006–2008. Sebanyak 13 orang lahir 2008, sementara jalur masih ditutup.
Komisi C DPRD Gunungkidul meminta proyek infrastruktur 2026 selesai tepat waktu dan berkualitas agar tak mengganggu penyerapan anggaran.
Malaysia mengerahkan 1 pesawat, 3 helikopter, dan 52 anggota pemadam kebakaran untuk membantu Indonesia menangani karhutla di Kalimantan.
Peta peluang emas Indonesia di Asian Games 2026 tersebar dari panjat tebing, angkat besi, bulu tangkis hingga sejumlah cabang lain.