Menpar Bawa Wonderful Indonesia Gastronomy 2026 ke Solo dan Jogja, Ini Alasannya
WIG 2026 resmi dibuka di Solo. Solo dan Jogja menjadi pusat rangkaian untuk membawa gastronomi Indonesia menuju pengakuan global.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA - Saat ini, banyak orang menghabiskan lebih banyak waktu menghadap layar dan mengetik di keyboard daripada menulis dengan tangan di kertas. Namun jika Anda ingin menyimpan informasi lebih banyak dan mengingat lebih baik, sebaiknya lakukan lebih banyak aktivitas menulis tangan.
Sebuah studi baru dari Developmental Neuroscience Laboratory di Universitas Sains dan Teknologi Norwegia berpendapat tulisan tangan membantu anak-anak dan orang dewasa mengingat informasi dengan lebih baik.
Tim yang dipimpin oleh Profesor Audrey van der Meer, mengaitkan 250 node ke kepala setiap peserta untuk mengumpulkan 500 titik data per detik. Begitu mereka diikat, selusin anak-anak berusia 12 tahun dan selusin orang dewasa muda menulis dengan tangan, mengetik, atau menggambar. Hasilnya, mereka yang menggunakan kertas dan bukan perangkat mampu mengingat lebih baik.
Baca juga: Anak Telat Bicara? Sejumlah Hal Ini Perlu Orangtua Lakukan
Van der Meer percaya menulis tangan penting dalam pembentukan memori, terutama di usia muda.
"Saat Anda menulis daftar belanja atau catatan kuliah dengan tangan, Anda akan mengingat konten dengan lebih baik setelahnya," ujar Van Der Meer, dilansir dari Big Think.
Ia menjelaskan bahwa menulis memberi Anda "kait" otak untuk menggantung informasi, mirip dengan menandai halaman di buku. Seseorang akan terus-menerus menantang keterampilan motorik saat menulis ketimbang mengetik dengan perangkat.
Sebuah studi lain juga menunjukkan bagaimana menulis dengan tangan lebih efektif saat mempelajari bahasa baru.
Peneliti meminta 42 orang dewasa untuk mempelajari huruf bahasa Arab. Mereka membagi volunteer itu dalam beberapa kelompok, yakni kelompok yang menulis dengan tangan di kertas, mengetik menggunakan keyboard dan hanya menonton video instruktur.
Kelompok yang menulis tangan di kertas ternyata lebih unggul dalam belajar. Mereka tidak hanya mampu mempelajari huruf dengan cepat, tapi juga lebih baik dalam merangkai kata.
Baca juga: Ini 5 Gejala Covid-19 pada Orang yang Sudah Divaksinasi Lengkap
"Pertanyaan sebenarnya adalah: Apakah ada manfaat lain dari tulisan tangan yang berkaitan dengan membaca dan mengeja dan memahami? Kami menemukan di sana pasti ada," ujar ilmuwan kognitif Brenda Rapp dari Universitas Johns Hopkins, dikutip dari Psychological Science.
Peneliti kemudian menguji kelompok untuk melihat bagaimana pembelajaran dapat digeneralisasi. Dalam setiap tes lanjutan, dengan menggunakan keterampilan yang belum mereka latih, kelompok menulis menunjukkan yang terbaik: menamai huruf, menulis huruf, mengeja kata, dan membaca kata.
Penelitian menunjukkan bahwa manfaat mengajar melalui tulisan tangan lebih dari sekedar tulisan tangan yang lebih baik. Karena nampak bahwa pengetahuan semakin tertanam kuat melalui tulisan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
WIG 2026 resmi dibuka di Solo. Solo dan Jogja menjadi pusat rangkaian untuk membawa gastronomi Indonesia menuju pengakuan global.
Jadwal final bulu tangkis Asian Games 2026 menampilkan Amri/Nita dan Leo/Daniel. Simak jam, lawan, venue, dan siaran langsung.
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan. Ferran Soriano menegaskan proses hukum masih panjang dan klub akan melawan.
Discord mulai menerapkan verifikasi usia global. Lebih dari 90% pengguna tak perlu unggah ID, tetapi sejumlah fitur akan dibatasi.
Italia menang 4-1 atas Turki di UEFA Nations League. Pio Esposito mencetak gol sekaligus mengukir catatan sejarah bersama Azzurri.
29 September 2026 diperingati sebagai Hari Sarjana Nasional, Hari Jantung Sedunia, hingga Save the Koala Day. Simak enam momen pentingnya.