Blackout Karimun Belum Pulih, Warga Sewa Hotel demi Bekerja
Pemadaman listrik di Karimun belum sepenuhnya pulih. Warga menyewa hotel demi bekerja, sementara PLN mempercepat pemulihan sistem.
Pusing/Boldsky.com
Harianjogja.com, JAKARTA - Kanker kulit merupakan salah satu kanker yang dikenal umum. Di Inggris sekitar 16.000 kasus baru didiagnosis setiap tahun.
Paparan sinar matahari yang berlebihan dapat menimbulkan risiko penyakit, khususnya pada kulit. Gejala-gejala yang perlu diperhatikan tidak hanya dari gejala yang terlihat jelas dan berhubungan dengan kulit, ternyata ada pula gejala yang tidak berhubungan dengan bagian kulit.
Gejala kanker kulit biasanya tergantung dengan jenis dari kanker kulitnya itu sendiri. Gejala pertama adalah Basal cell carcinoma (BCC). BCC sangat mungkin untuk berkembang pada kulit yang sering terpapar sinar matahari. Gejala BCC mungkin tampak halus dan putih, timbul benjolan keras dan merah.
Gejala selanjutnya adalah Squamous cell carcinoma (SCC). Gejala ini biasa berkembang di daerah yang telah rusak oleh paparan sinar matahari. SCC biasanya terlihat bersisik, berkerak, terkadang hingga berdarah.
Sebagian kanker kulit dimulai dari nampaknya tahi lalat baru yang tidak normal. Tetapi, karena kanker kulit berpotensi menyebar ke area tubuh yang jauh, maka dapat menyebabkan berbagai gejala tergantung biasanya.
Pusat Kanker Moffitt menjelaskan bahwa kanker kulit di dekat paru-paru dapat menyebabkan sulit bernapas, sementara jika di kepala dapat menyebabkan sakit kepala atau perubahan pada penglihatan.
Gejala kanker kulit yang tidak berhubungan dengan kulit diantara lain adalah sesak napas, sakit kepala dan perubahan pada penglihatan.
American Academy of Dermatology Association memberikan beberapa tips terbaik untuk melindungi kulit.
Pertama, gunakan pakaian yang dapat melindungi kulit dari paparan sinar matahari. Kemeja dan celana panjang yang ringan dan lengan panjang direkomendasikan, serta topi bertepi lebar dan kacamata hitam dengan perlindungan UV. Untuk perlindungan matahari yang lebih efektif, pilih pakaian dengan label faktor perlindungan ultraviolet (UPF).
Kedua, jangan lupa untuk selalu mengoleskan tabir surya dengan SPF 30 atau lebih tinggi. Tabir surya dapat memberikan perlindungan dari sinar UVA dan UVB. Gunakan tabir surya setiap kali sedang berada di luar, bahkan pada hari berawan.
Ketiga, oleskan kembali tabir surya setiap dua jam atau setelah berenang atau berkeringat.
Keempat, berhati-hatilah di dekat air, salju, dan pasir karena dapat memantulkan sinar matahari yang merusak.
Kelima, keenam lakukan pemeriksaan kulit sendiri secara teratur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Pemadaman listrik di Karimun belum sepenuhnya pulih. Warga menyewa hotel demi bekerja, sementara PLN mempercepat pemulihan sistem.
AS melarang impor robot humanoid dan inverter baru asal Tiongkok demi melindungi keamanan nasional serta infrastruktur AI domestik.
Jadwal salat Jogja Rabu 29 Juli 2026 untuk Kota Jogja, Sleman, Bantul, Kulonprogo, dan Gunungkidul berdasarkan Kemenag.
Kasus ISPA di Bantul masih mencapai ribuan hingga Juni 2026. Dinkes mengimbau warga menerapkan PHBS dan memakai masker saat musim kemarau.
Sosiolog UGM menilai dugaan siswa membawa bom rakitan ke sekolah menjadi alarm bagi sistem pendidikan dan pentingnya budaya dialog dengan anak.
Cek jadwal terbaru KRL Jogja-Solo hari ini, Rabu 29 Juli 2026. Keberangkatan dari Stasiun Tugu hingga Palur mulai pagi hingga malam.