Harga Emas Perhiasan Hari Ini Naik Tertinggi Rp2,47 Juta
Harga emas perhiasan hari ini 22 Mei 2026 naik, buyback tertinggi tembus Rp2,47 juta per gram.
Ilustrasi lidah
Harianjogja.com, JAKARTA - Penyakit Diabetes tipe 2 cenderung tidak terdiagnosis selama bertahun-tahun karena gejalanya tidak kentara. Terkadang, petunjuk visual dapat muncul, seperti di lidah.
Prevalensi diabetes tipe 2 sulit diperkirakan karena banyak orang saat ini akan hidup dengan kondisi tersebut tanpa menyadarinya. Ini dipicu oleh gangguan produksi insulin dan peningkatan kadar gula darah, tetapi komplikasi ini dapat memakan waktu bertahun-tahun untuk dideteksi. Namun, kondisi kronis terkadang bisa memuntahkan beberapa tanda yang terlihat.
Claudia le Feuvre, Ahli Nutrisi & Pelatih Psikologi Makan dari Happy In Body mengatakan pemeriksaan lidah, menjadi prosedur diagnostik umum dalam pengobatan China telah mengaitkan perubahan yang terlihat di lidah dengan diagnosis diabetes tipe 2.
Metode ini melibatkan pemeriksaan bentuk, ukuran, warna, dan tekstur tubuh dan bulu lidah, serta membantu mengungkapkan keadaan fungsi organ dan perkembangan kondisi.
Prevalensi tinggi bulu tebal, warna bulu kuning dan lidah kebiruan ditemukan pada pasien dengan diabetes tipe 2, dia melaporkan.
Ini dapat berfungsi sebagai prosedur skrining awal dalam deteksi dini diabetes tipe 2, kata le Feuvre. Ia menjelaskan, kondisi kulit dan penyembuhan luka yang lambat juga bisa menjadi indikator.
"Diabetes terkait dengan kerentanan yang lebih besar terhadap infeksi bakteri dan jamur. Penyembuhan luka yang lambat juga meningkatkan risiko infeksi, dan kehilangan anggota tubuh." kata le Feuvre dilansir dari Express.
Bagaimana mengatasinya
Tanggapan utama untuk gejala diabetes tipe 2 adalah berkonsultasi dengan dokter umum Anda.
"Anda akan memerlukan tes darah, yang mungkin Anda harus pergi ke pusat kesehatan setempat jika tidak dapat dilakukan di operasi GP Anda," jelas NHS.
Menurut kesehatan tubuh, semakin dini diabetes didiagnosis dan pengobatan dimulai, semakin baik. Seperti yang ditunjukkan, perawatan dini mengurangi risiko masalah kesehatan lainnya. Dalam jangka panjang, penting untuk menemukan cara menstabilkan kadar gula darah Anda.
"Penting untuk upaya ini adalah menghindari karbohidrat yang membuat kadar gula darah melonjak. Karbohidrat dipecah dengan cepat oleh tubuh Anda dan menyebabkan peningkatan glukosa darah dengan cepat. Untuk menyiasatinya, Anda harus memilih asupan lemak sehat yang lebih tinggi," tambah le Feuvre.
Lemak sehat termasuk alpukat, kacang-kacangan, biji-bijian, ikan, dan minyak ikan.
"Tingkatkan asupan lemak (sehat) dan kurangi asupan karbohidrat untuk menstabilkan kadar gula darah," saran le Feuvre.
Anda juga harus mengacu pada indeks glikemik (GI) - sistem peringkat untuk makanan yang mengandung karbohidrat.
Ini menunjukkan seberapa cepat setiap makanan memengaruhi kadar gula darah (glukosa) Anda saat makanan itu dimakan sendiri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Harga emas perhiasan hari ini 22 Mei 2026 naik, buyback tertinggi tembus Rp2,47 juta per gram.
Nasib F1 GP Malaysia 2026 akan diumumkan Minggu 26 Juli. Sepang jadi opsi cadangan jika GP Bahrain batal. Simak pernyataan PM Anwar Ibrahim.
Menutup aplikasi background justru bikin baterai HP boros. HP modern kelola RAM cerdas, tutup aplikasi hanya saat macet atau GPS aktif. Simak penjelasannya.
Aespa raih puncak tangga lagu Oricon dengan mini album Kiss N Tell. Lagu tema anime Kill Blue dan drama Love at First Bite juga dibawakan. Tur dunia siap.
Indonesia masuk 10 besar destinasi kuliner terbaik dunia 2026 versi Travel and Tour World. Yogyakarta menjadi salah satu kota kuliner unggulan bersama Jakarta,
Pemkab Bantul akan lebih selektif menentukan pengelola baru Kawasan Industri Piyungan setelah PT YIP didepak. Rekam jejak perusahaan menjadi perhatian utama.