Aturan Gaji untuk Kepala Daerah Bakal Direvisi
Mendagri Tito Karnavian menyebut aturan gaji kepala daerah yang berlaku sejak 2000 akan direvisi agar lebih sesuai dengan kondisi ekonomi dan kinerja daerah.
Boy William. /Ist- Instagram
Harianjogja.com, JAKARTA - Presenter Boy William akhirnya meminta maaf terkait video YouTube-nya bersama Lesti Andryani pada Februari lalu menjadi perbincangan hangat. Berawal dari pertanyaan Boy yang meminta Lesti mengurutkan 5 nama pedangdut dari yang suaranya paling bagus hingga terjelek.
Kekasih Rizky Billar itu mengurutkan nama Siti Badriah di posisi paling akhir. Hal ini ternyata menyinggung sang pelantun Lagi Syantik tersebut. Permasalahan yang melebar ini membuat Boy menyampaikan permintaan maaf.
"Gue sebagai nahkoda konten tersebut ingin minta maaf untuk pihak-pihak yang merasa kurang nyaman atas pertanyaan yang ada di konten tersebut," ujar Boy, dalam Insta Story-nya, Senin (12/4/2021).
Baca juga: Nissa Sabyan Kembali Rilis Lagu Baru, Ayus Jadi Model Video Klipnya
Boy menuturkan bahwa sebenarnya semua konten yang dipublikasikannya hanya bertujuan menghibur khalayak. Ia mengaku sudah mengklarifikasi semuanya dengan pihak Siti Badriah secara langsung.
Agar suasana tak semakin keruh, Boy meminta para penggemar menjaga perkataan. Ia memastikan bahwa masalah ini sudah selesai dan menandai akun Instagram Siti Badriah dan sang suami, Krisjiana Baharudin, serta Lesti Andryani.
"Jangan ada lagi pihak-pihak yang saling menjatuhkan satu dengan yang lain ya please. Apalagi mau bulan puasa sebentar lagi. Saling rukun dan damai ya. Damai itu indah. Terima kasih semua sehat-sehat ya sukses buat kita semua," tulis pria 29 tahun itu.
Berita ini sudah ditayangkan di Okezone dengan judul Kisruh Suara Siti Badriah Dinilai Jelek, Boy William Minta Maaf
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Mendagri Tito Karnavian menyebut aturan gaji kepala daerah yang berlaku sejak 2000 akan direvisi agar lebih sesuai dengan kondisi ekonomi dan kinerja daerah.
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya hari ini berdasarkan data resmi KAI Access.
BPBD DIY memprediksi puncak kekeringan terjadi pada Agustus 2026. Bantul dan Gunungkidul menjadi wilayah paling kritis akibat krisis air bersih.
Dinkes Kota Jogja menargetkan 3.146 anak menerima vaksin HPV pada BIAS 2026. Tahun ini, imunisasi juga menyasar anak laki-laki kelas 5 SD.
DPUPRKP Gunungkidul mencopot bando Selamat Datang Wonosari di Logandeng, Playen karena dinilai membahayakan setelah berusia lebih dari 10 tahun.