Kredit Mobil Baru dan Bekas Melemah, OJK Soroti Dampak PHK
OJK mencatat pembiayaan mobil multifinance turun 3,61% hingga Mei 2026. Dampak PHK dinilai menjadi salah satu tantangan industri pembiayaan.
Seorang perempuan sedang menutup hidung saat bersin dan batuk, untuk mencegah penularan virus./ilustrasi
Harianjogja.com, JAKARTA - Peneliti menemukan bahwa partikel kecil dari batuk dan bersin dapat menyebar lebih jauh hingga 2 meter. Hal itu akan mempercepat perpindahan virus Covid-19 untuk menginfeksi orang lain.
Studi baru ini juga mengungkapkan bahwa masing-masing orang harus menjaga jarak setidaknya 1,5 meter antara Anda dan orang lain, atau mungkin bisa lebih jauh.
Dilansir dari Webmd.com, Rabu (31/3/2021), dalam studi terbaru, para peneliti di Singapura memperkirakan bagaimana partikel dengan berbagai ukuran dapat berpindah dari orang yang batuk ke seseorang yang berdiri masing-masing 1 meter atau 2 meter.
Studi tersebut menemukan bahwa pada jarak sekitar 1 meter, seseorang yang berdiri di depan simulasi batuk benar-benar terkena langsung virus, dan partikel batuk tersebut masuk sekitar 65 persen ke seseorang tersebut.
“Jelas, Anda tidak sakit karena virus mendarat di pakaian Anda. Anda harus menghirupnya atau menggosok tangan Anda ke seluruh celana dan kemudian menyentuh hidung, mata, atau memasukkan jari Anda ke dalam mulut,” kata Linsey Marr, seorang insinyur sipil dan lingkungan di Virginia Tech.
Baca juga: Pendakian Gunung Semeru Kembali Dibuka 1 April, Simak Dahulu Aturannya
Menurutnya, bersin dan batuk bisa berbahaya, tetapi dua orang yang sangat berdekatan, hampir bertatap muka tanpa masker maka bisa menularkan virus corona saat berbincang.
Virus dapat menyebar melalui udara dalam dua cara yakni dalam partikel besar yang lebih berat yang dikeluarkan dari hidung atau mulut, dan melalui aerosol, partikel yang sangat kecil sehingga cepat mengering di udara.
Partikel yang lebih besar mengandung lebih banyak salinan virus, tetapi juga berat dan jatuh ke lantai dan permukaan di dekatnya dengan cepat setelah bersin atau batuk.
Sementara itu, aerosol yang lebih kecil, dapat dihasilkan dari bagian belakang tenggorokan saat kita berbicara, atau bahkan bernyanyi, mengering sebelum mencapai lantai, dan memungkinkan aerosol terus melayang di udara selama beberapa menit atau bahkan berjam-jam, dan dapat tetap hadir setelah seseorang meninggalkan ruangan.
Para peneliti mengatakan bahwa orang yang lebih pendek, seperti anak kecil dan remaja, mungkin lebih berisiko terinfeksi virus corona ketika orang dewasa yang lebih tinggi batuk.
Itulah mengapa penting untuk mengambil semua tindakan pencegahan yang disarankan untuk menjaga diri Anda aman dari virus, termasuk mencuci dan membersihkan tangan Anda, memakai masker wajah, membatasi perjalanan dan interaksi sosial, dan menjaga jarak antara Anda dan orang lain.
Baca juga: Hasil Riset, Seperti Ini Kualitas Udara di Bioskop yang Sudah Tayangkan Film
Kementerian Kesehatan mengajak masyarakat untuk melakukan pembatasan jarak sosial selama pandemi virus corona, yang berarti menjaga jarak antara Anda dan orang yang tidak tinggal bersama Anda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
OJK mencatat pembiayaan mobil multifinance turun 3,61% hingga Mei 2026. Dampak PHK dinilai menjadi salah satu tantangan industri pembiayaan.
Kasus suap Rejang Lebong berkembang ke Kota Bengkulu. KPK menemukan uang tunai Rp4 miliar saat menggeledah rumah pejabat Pemkot Bengkulu.
LeBron James bergabung dengan Philadelphia 76ers dan menargetkan membawa klub tersebut meraih gelar juara NBA kelima dalam kariernya.
PAN Kota Jogja menuntaskan Rakerda 2026 dengan lima komitmen utama untuk memperkuat konsolidasi dan menyiapkan strategi menghadapi Pileg serta Pilwalkot.
Kimi Antonelli tak terkejut Ferrari dan McLaren mendominasi GP Hungaria 2026. Lando Norris merebut pole position pertamanya musim ini.
Dua SPPG di Kulonprogo masih disuspend. Pemkab memperketat pengawasan SOP dan mendorong seluruh pengelola melengkapi perizinan.