PNBP Visa Naik, Imigrasi Kantongi Rp2,8 Triliun pada Semester I
PNBP visa Ditjen Imigrasi naik 6,42% menjadi Rp2,81 triliun pada semester I 2026 di tengah penguatan layanan dan pengawasan keimigrasian.
Antibodi/istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA - Penelitian tentang Covid-19 terus dilakukan, baik terkait penyebarannya maupun paska terinfeksi virus tersebut.
Seberapa lama antibodi atau kekebalan tubuh dapat bertahan setelah terinfeksi Covid-19 merupakan topik yang sangat mengkhawatirkan bagi orang-orang yang sudah sembuh dari Covid-19, apalagi terdapat isu yang menyatakan bahwa kekebalan tubuh dapat menurun pada 2-3 bulan setelah terinfeksi.
Penelitian terbaru menyatakan bahwa kekebalan tubuh pasca terinfeksi Covid-19 dapat bertahan hingga lebih dari 9 bulan setelah terinfeksi dan ini menjadi sebuah kabar baik bagi para penyintas.
Baca juga: Mantap! Vaksin Merah Putih Bisa Dipakai Awal 2022
Kekebalan terhadap covid-19 terbagi menjadi dua. Yakni kekebalan berbasis antibodi berbentuk IgG, igA, dan IgM. Disii, sel limfosit B memori yang bisa produksi antibody saat dibutuhkan.
Kedua kekebalan berbasis sel, yakni sel limfosit T memori.
Adam Prabata PhD Candidate in Medical Science at Kobe University mengutip hasil penelitian mengungkapkan jika antibody terhadap covid-19 masih bertahan hingga 9 bulan setelah gejala muncul pada penintas covid.
Kadar antibody terhadap covid-19 terbukti masih rleatif stabil, hingga 9 bulan setelah terinfeksi.
Baca juga: Hasil Survei: 72,6 Responden Yakin dengan Kinerja Kabinet Indonesia Maju
Sementara itu, kadar antibody penetralisir covid-19 cenderung lebih rendah pada orang tidak bergejala dibandingkan yang bergejala. Namun, kadar antibodinya tetap stabil terdeteksi hingga 9 bulan setelah terinfeksi juga.
Antibody terhadap civid19 cenderung lebih tinggi pada pasien dengan gejala berat.
Sedangkan kekebalan sel limfosit T terhadap covid-19 masih bertahan hingga lebih dari 6 bulan. Namun, kekebalan sel limfosit T terhadap covid-19 pada orang yang sudah sembuh bisa berbeda.
Kekebalan sel limfosit T pada orang sembuh dari covid-19 lebih tinggi pada orang yang bergejala dibandingkan dengan orang tanpa gejala.
Tetapi, tidak ada perbedaan kekebalan sel limfosit T pada pasien covid-19 yang dirawat inap dengan yang tidak dirawat inap.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
PNBP visa Ditjen Imigrasi naik 6,42% menjadi Rp2,81 triliun pada semester I 2026 di tengah penguatan layanan dan pengawasan keimigrasian.
BMKG Yogyakarta mengimbau nelayan dan wisatawan mewaspadai gelombang tinggi hingga empat meter pada 24-27 Agustus 2026.
Polda Metro Jaya menjelaskan status rekening Supriyono, warga Pati, yang disebut menampung donasi Rp80 juta untuk kebutuhan aksi.
Kemenkop menggelar magang bagi 90 pengurus KDKMP untuk mempelajari model bisnis koperasi pertanian dan serba usaha di pesantren.
Iran mengancam memblokir pengiriman minyak melalui Selat Hormuz jika AS melanjutkan perang ekonomi terhadap Teheran.
Prabowo meninjau penanganan karhutla di Riau dan meminta pemerintah memperkuat sistem pencegahan agar kebakaran tidak berulang.