Hari Penting 3 Agustus, Ada Sindrom Cloves hingga Kasus Korupsi Soeharto
Tanggal 3 Agustus adalah hari memperingati sindrom cengkih atau cloves di dunia. Sindrom ini biasanya muncul saat sejak lahir.
Ilustrasi-Petugas medis mengambil sampel usap hidung dan tenggorokan dalam pemeriksaan untuk mendeteksi penularan Covid-19 di Gedung DPRD Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (26/8/2020)./Antara-Umarul Faruq
Harianjogja.com, JAKARTA - Saat ini, pemerintah telah memperketat tes virus corona (Covid-19) untuk mencegah adanya klaster baru saat perayaan Natal dan Tahun Baru.
Awalnya, setiap orang yang naik pesawat domestik hanya diwajibkan mengikuti rapid tes antibody saja, dengan harga mulai dari Rp100.000 per tes. Namun, kini ada beberapa daerah yang mewajibkan rapid tes antigen dan swab antigen.
Apa Itu Rapid Test Antibodi?
Mengutip dari Primaya Hospital, Minggu (20/12/2020), rapid test antibodi adalah tes diagnostik cepat Covid-19 yang dijalankan untuk mendeteksi keberadaan antibodi dalam darah. Ketika terinfeksi corona, tubuh akan menghasilkan antibodi dalam beberapa hari atau pekan kemudian.
Dalam penelitian, respons antibodi pada sebagian besar pasien Covid-19 baru muncul pada pekan kedua setelah infeksi. Kekuatan respons ini berbeda pada setiap orang. Faktor yang berpengaruh antara lain umur, nutrisi, tingkat keparahan penyakit, dan adanya penyakit penyerta.
Selain itu, ada potensi reaksi silang kemunculan antibodi akibat adanya jenis virus selain SARS-CoV-2. Sebab, rapid test tidak secara spesifik memeriksa SARS-CoV-2. Artinya, hasil tes bisa jadi positif atau reaktif tapi bukan disebabkan oleh Covid-19.
Apa Itu Rapid Test Antigen (Swab Antigen)?
Swab Antigen atau yang lebih dikenal dengan Rapid test antigen adalah tes diagnostik cepat Covid-19 yang dilakukan untuk mendeteksi keberadaan antigen virus Covid-19 pada sampel yang berasal dari saluran pernapasan. Antigen akan terdeteksi ketika virus aktif bereplikasi.
Pandemi Covid-19 yang telah berlangsung beberapa bulan masih menyisakan pertanyaan tentang apa itu rapid test. Penamaan rapid test mengacu pada kecepatan pemeriksaan. Dibanding swab test, proses pemeriksaan hingga hasilnya keluar lebih cepat.
WHO sebagai badan Perserikatan Bangsa-Bangsa yang mengurusi kesehatan global mengakui rapid test. Dalam pernyataan keilmuan yang dirilis pada April 2020, WHO menyebutkan soal apa itu rapid test antibodi dan antigen.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Tanggal 3 Agustus adalah hari memperingati sindrom cengkih atau cloves di dunia. Sindrom ini biasanya muncul saat sejak lahir.
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.