Miras Ditemukan di Lapas Cibinong, 10 Bangunan Bantaran Ciliwung Dibongkar
Komisi XIII DPR menemukan miras di salah satu bangunan Lapas Cibinong. Sebanyak 10 bangunan di bantaran Ciliwung dibongkar.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA - Sebuah penelitian yang terbit pada jurnal utama American Heart Association Circulation menyampaikan bahwa perempuan 20% lebih mungkin meninggal karena serangan jantung daripada laki-laki.
Hal ini dinyatakan dalam Melansir dari Healthshots, meningkatnya kebiasaan merokok, stres, dan gaya hidup yang tidak banyak bergerak adalah katalis yang dapat menyebabkan serangan jantung pada perempuan.
Studi tersebut telah mencatat bahwa perempuan dapat mengembangkan masalah jantung atau berisiko meninggal dalam waktu lima tahun setelah serangan jantung parah pertama dibandingkan dengan pria.
Baca juga: Kenali! Ini Jenis-Jenis Kelainan Kaki pada Anak
Untuk mempelajari kesenjangan ini, para peneliti menganalisis data pada lebih dari 45.000 pasien yang dirawat di rumah sakit karena serangan jantung pertama antara 2002-2016 di Alberta, Kanada.
Perempuan memiliki tingkat kematian yang lebih tinggi di rumah sakit dibandingkan pria akibat serangan jantung ringan atau STEMI perempuan 9,4 persen dibandingkan 4,5 persen laki-laki. Sementara kematian pada serangan jantung parah atau NSTEMI 4,7 persen pada perempuan dan 2,9 persen pada laki-laki.
Perempuan juga memiliki riwayat medis yang lebih rumit saat mengalami serangan jantung, termasuk tekanan darah tinggi, diabetes, fibrilasi atrium, dan penyakit paru obstruktif kronik, faktor risiko yang dapat menyebabkan gagal jantung.
Baca juga: Agar Anak Semangat, Yuk Ciptakan Ruang Belajar Aman dan Menyenangkan
“Mengidentifikasi kapan dan bagaimana perempuan mungkin berisiko lebih tinggi untuk gagal jantung setelah serangan jantung dapat membantu mengembangkan pendekatan yang lebih efektif untuk pencegahan,” kata penulis utama studi Justin A. Ezekowitz, MBBCh., M.Sc., seorang ahli jantung dan co-direktur Pusat VIGOR Kanada di University of Alberta di Edmonton, Alberta, Kanada.
Berdasarkan temuan ini, rekan penulis studi Padma Kaul, PhD, direktur bersama Pusat VIGOR Kanada, mengatakan bahwa selanjutnya peneliti akan memeriksa lebih lanjut apakah semua pasien menerima perawatan terbaik terutama perempuan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Komisi XIII DPR menemukan miras di salah satu bangunan Lapas Cibinong. Sebanyak 10 bangunan di bantaran Ciliwung dibongkar.
Kementan menargetkan tambahan 600.000 sapi perah hingga 2029 untuk memperkuat produksi susu lokal dan menekan ketergantungan impor.
Partai Gema Bangsa bersilaturahmi ke PP Muhammadiyah di Jogja membahas desentralisasi politik dan target Pemilu 2029.
Dugaan politik uang muncul di Pilur Panggungharjo. Calon lurah melapor, sementara panitia mengingatkan fakta integritas dan mekanisme penanganan.
BMKG memprakirakan sejumlah wilayah berpotensi hujan pada 2–5 Oktober 2026 meski kemarau panjang masih melanda banyak daerah.
IKI September 2026 berada di level 51,93 atau turun 0,37 poin. Industri masih ekspansi, tetapi biaya logistik dan BBM menekan laju.