7 Siswa SMK Ngawi Sakit Usai Santap MBG, Ini Penjelasan Polisi
Tujuh siswa SMK Pamardi Siwi 2 Ngrambe, Ngawi, mengalami mual, muntah dan pusing setelah makan MBG. Sampel makanan diuji di laboratorium.
Sandyakala Ratu Malang/Harian Jogja-Hengki Irawan
144
GUA di ereng-ereng busut itu bentuknya seperti mulut raksasa sedang menganga. Dan mungkin satu kebetulan, tepat di atas terowongan itu terdapat dua batu hitam besar seakan-akan merupakan mata, sedangkan di kanan kirinya tumbuh pohon berjuntai menyerupai rambut buta. Dan agaknya kebetulan lagi di kanan gorong-gorong ada batu berbentuk caling tajam meruncing. Dari kejauhan, genap sudah pemandangan gua itu layaknya raksasa tengah meringis. Puluhan burung kepinis dan walet beterbangan keluar masuk lubang mengeluarkan suara bercuitan ramai
Di tengah gua yang merupakan pelataran cukup jembar tampak seorang kakek renta yang sulit ditaksir berapa usianya. Ia mengenakan kain putih bersih, dibelit-belitkan di tubuhnya yang kersang, tangan kanannya memegang tasbih hitam. Kakinya tanpa kasut. Alis, kumis, jenggot, semuanya putih keperakan. Namun kulit wajahnya segar kemerah-merahan tidak berkisut.
Di hadapannya, dalam jarak tiga jengkal, seorang lelaki muda tampan bersila merangkap kedua telapak tangan membentuk sembah, menempelkan kedua ibu jari di depan hidungnya dan memejamkan mata. Pernapasannya teratur dan parasnya begitu tenang. Mereka suntuk bersemadi dan sepertinya tidak terganggu dengan cericit burung lawet yang berseliweran keluar masuk liang untuk mencari makanan bagi anak-anaknya. Keduanya dalam keadaan wening, dan di belakang kepala kakek itu memancar cahaya kebiru-biruan.
Entah berapa lama keheningan mengalir di senja yang damai, sampai kemudian kakek itu membuka mata. Pandangannya jernih dan penuh asih memandang anak muda yang masih ‘pulas’ bersemadi. Mungkin terjadi semacam kontak batin, tidak berselang lama laki-laki belia itu juga membuka mata, dan mengangguk takzim.
Kakek itu menarik napas panjang sekali.
“Lohgawe, bagaimana perjalananmu?”
Anak muda itu menunduk.
Sepintas wajahnya agak keruh meski segera kembali normal. Tapi yang sepintas itu tidak luput dari pandangan sang kakek yang permana.
“Kurang menggembirakan, Guru.”
Kakek renta itu mengangguk-angguk. Matanya menyorot tenang.
“Memang tidak ada yang lebih buruk dari benci dan kesumat.”
“Tapi kematian rama dan iyung sangat mengenaskan…”
“Aku teringat wejangan Patih Narotama. Balas dendam terbaik adalah menjadikan dirimu lebih baik. Hati yang terlatih akan terpelihara dari segala macam bentuk dendam kesumat. Dan, dendam tidak otomatis musnah karena pembalasan dendam. Ia mata rantai tak berkesudahan.”
Lohgawe memandang gurunya dengan agak bingung.
“Ampun, Guru. Mungkin saja saya mampu menghilangkan dendam, dengan menganggap bahwa kematian rama dan iyung itu pepesthen. Suratan takdir. Kebetulan saja, sebagai perantara akhir hidup mereka adalah Kertapati dan Resi Kamayan,” kata Lohgawe pelan.
“Maafkan jika pendapat saya salah. Kejahatan tak bisa diselesaikan dengan pengharapan akan perubahan moral. Demang Kertapati bukan hanya lancung dan penuh angkara, selebihnya ia penguasa tirani. Saya memang kawula biasa, namun saya harus melawannya, dan tidak peduli awam menyebut sebagai sikap kepahlawanan, yang barangkali hanya sebuah kesia-siaan.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tujuh siswa SMK Pamardi Siwi 2 Ngrambe, Ngawi, mengalami mual, muntah dan pusing setelah makan MBG. Sampel makanan diuji di laboratorium.
Menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, Kimaya Sudirman Yogyakarta menghadirkan dua program spesial sepanjang Agustus 2026
Media Jepang menyoroti fenomena ratusan WNI yang menggunakan nama karakter anime seperti Naruto, Uzumaki, Nobita, hingga Sasuke berdasarkan data Dukcapil Semest
Korban tewas gempa magnitudo 7,4 di Kolombia bertambah menjadi 265 orang. Sebanyak 3.494 warga terluka dan 496 lainnya masih dinyatakan hilang.
EcoTank Epson tembus penjualan 100 juta unit secara global. Indonesia menjadi negara pertama yang memperkenalkan teknologi printer tangki tinta Epson.
Google resmi meluncurkan Pixel 11 Series yang terdiri dari Pixel 11, Pixel 11 Pro, Pixel 11 Pro XL, dan Pixel 11 Pro Fold. Dibekali Tensor G6, Gemini AI terbaru