Insentif Mobil Listrik 2026 Dikaji Ulang, Ini Alasannya
Insentif mobil listrik 2026 dikaji ulang pemerintah untuk tekan subsidi BBM dan dorong industri otomotif nasional.
Sel virus corona
Harianjogja.com, JAKARTA - Peneliti dari King’s College London memetakan kelompok paling berisiko mengalami gejala virus corona dalam jangka panjang.
Adapun sebelumnya menurut analisis yang dilakukan melalui aplikasi Covid Symptom Study dari ZOE menunjukkan bahwa satu dari 20 orang kemungkinan besar menderita gejala Covid-19 yang berlangsung lebih dari delapan minggu.
Dipimpin oleh Dr Claire Steves dan Prof Tim Spector di King’s College London, penelitian berfokus pada subkelompok data dari 4.182 pengguna aplikasi Covid Symptom Study yang secara konsisten mencatat kesehatan mereka dan dinyatakan positif Covid-19 melalui pengujian swab PCR.
Melansir Express UK, Senin (2/11/2020), para peneliti menggunakan subkelompok ini untuk memastikan bahwa mereka benar-benar menderita penyakit daripada hanya gejala yang mungkin mengganggu hasil.
BACA JUGA: Hari Ini Jogja Tambah 32 Kasus Baru, Perempuan 46 Tahun Meninggal karena Corona
Hasilnya, para peneliti menemukan bahwa orang tua jauh lebih mungkin untuk mengalami gejala Covid-19 lebih lama daripada kelompok usia lain.
Steves menyebut Covid-19 mempengaruhi sekitar 10 persen orang berusia 18 hingga 49 tahun, meningkat menjadi 22 persen di usia lebih dari 70-an.
Selain lansia, berat badan juga berperan mengembangkan gejala Covid-19 yang lebih lama.
Para peneliti juga menemukan bahwa orang dengan asma lebih mungkin mengembangkan Covid-19, meskipun tidak ada hubungan yang jelas dengan kondisi kesehatan lain yang mendasari. Yang penting, semakin banyak gejala yang dialami seseorang pada minggu pertama, semakin besar kemungkinan mereka mengembangkan Covid-19 jangka panjang.
Sementara itu, Tim menemukan bahwa gejala Covid-19 yang lama terbagi dalam dua kelompok besar. Satu didominasi oleh gejala pernapasan seperti batuk dan sesak napas, serta kelelahan dan sakit kepala.
Kelompok kedua adalah \'multi-sistem\' atau mempengaruhi banyak bagian tubuh termasuk otak, usus dan jantung.
Penderita COVID yang lama juga melaporkan gejala jantung seperti jantung berdebar atau detak jantung cepat, kesemutan atau mati rasa, dan masalah konsentrasi (kabut otak).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Jadwal DAMRI Bandara YIA 14 September 2026 tersedia ke sejumlah tujuan dengan tarif promo Rp50.000 hingga September 2026.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 14 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif KRL Rp8.000.
Cek jadwal Samsat Sleman lengkap, mulai Samsat Induk, drive thru, Samsat Keliling, MPP hingga layanan sore dan malam beserta syaratnya.
KPPS Pilur Gunungkidul telah terbentuk untuk 230 TPS di 31 kalurahan. Simak tugas KPPS dan jumlah pemilih pada Pilur 26 September 2026.
Jadwal KA Bandara YIA 14 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jam keberangkatan YIA-Stasiun Tugu dan sebaliknya.