Imunisasi Tak Capai Target, Wabah Berisiko Muncul Lagi
Angka cakupan imunisasi dasar lengkap dan imunisasi lanjutan bayi di bawah dua tahun (baduta) secara nasional masih di bawah target minimal 95% pada 2020. Mayoritas imunisasi pun menurun.
Ilustrasi/Boldsky
Harianjogja.com, JAKARTA - Berkencan dengan seseorang yang memiliki masalah emosional bisa sangat menegangkan. Bisa-bisa Anda ikut terbawa emosi saat menghadapinya.
Lebih baik biarkan teman kencan Anda menyelesaikan masalah mereka terlebih dahulu sebelum memulai hubungan yang serius dengan mereka. Terkadang memang terkadang kita tidak mengetahui bahwa orang tersebut emosinya masih labil.
Untuk itu, berikut tanda teman kencan Anda tengah mengalami kehancuran emosional dikutip dari Pink Villa, Rabu (14/10/2020) :
1. Kebanyakan orang berada pada perilaku terbaik mereka di awal hubungan mereka, tetapi jika pasangan Anda mulai menunjukkan tanda-tanda masalah emosional yang berkepanjangan maka itu seharusnya menjadi sinyal Anda untuk mengakhirinya sebelum terlambat.
2. Meskipun tidak masalah untuk menunjukkan sedikit kemarahan atau frustrasi di sana-sini, tidak apa-apa jika teman kencan Anda melakukannya sepanjang waktu. Jika Anda melihat teman kencan Anda mengekspresikan emosi negatif, itu seharusnya menjadi pertanda bahwa ini bukan perilaku normal.
3. Mereka marah karena hal-hal kecil dan tetap seperti itu sampai Anda memohon untuk dimaafkan. Jika teman kencan Anda tidak bangkit kembali setelah kesal, itu masalah.
4. Keluarga dan teman Anda memanggil mereka karena perilaku buruk mereka. Saat Anda berkencan dengan seseorang, Anda cenderung mengabaikan kekurangannya. Tetapi jika seseorang yang Anda percaya menunjukkan sesuatu yang mengkhawatirkan pada kencan Anda, Anda mungkin ingin melihatnya lebih dalam.
5. Mereka mengatakan pernyataan yang menjengkelkan dan kejam yang tidak bisa Anda keluarkan. Jika Anda masih belum yakin, mulailah dengan memercayai insting Anda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Angka cakupan imunisasi dasar lengkap dan imunisasi lanjutan bayi di bawah dua tahun (baduta) secara nasional masih di bawah target minimal 95% pada 2020. Mayoritas imunisasi pun menurun.
Sri Wagiyati, pedagang asongan stadion di Jogja, menemukan keluarga baru lewat kedekatannya dengan suporter BCS, Brajamusti, dan Slemania.
Megawati Soekarnoputri dan Dubes Kuwait membahas konflik Timur Tengah, Palestina, hingga stabilitas Selat Hormuz di Jakarta.
Siapa sangka kotoran ayam yang selama ini sering dianggap limbah meresahkan ternyata bisa jadi aset berharga
Jadwal KA Bandara YIA Xpress hari ini tersedia dari pagi hingga malam, rute langsung Tugu ke YIA tanpa transit.
Polda NTB meningkatkan kasus dugaan eksploitasi seksual WNA asal Selandia Baru ke tahap penyidikan usai laporan tiga korban lokal.