Kapal Induk Pertama TNI Bernama KRI Sriwijaya-100, Ini Alasannya
KSAL Muhammad Ali menjelaskan alasan kapal induk pertama TNI diberi nama KRI Sriwijaya-100 yang terinspirasi kejayaan maritim Nusantara.
Oscar Lawalata di acara Aku dan Kain di kawasan Jakarta Selatan, Rabu (2/10/2019). /Suara.com-Vessy Frizona
Harianjogja.com, JAKARTA - Belakangan ini perancang busana kondang Tanah Air, Oscar Lawalata menjadi perbincangan publik lantaran sang ibu, Reggy Lawalata, yang mengungkap bahwa anak sulungnya itu seorang perempuan.
Lewat channel YouTube The Lawalatas bertajuk \'Merdeka Diri\', Oscar Lawalata pun menegaskan identitas dirinya. "Saya transgender," jelas Oscar Lawalata pada video yang diunggah Minggu (16/8/2020).
Oscar Lawalata mengatakan sudah menyadari kondisinya tersebut sejak lama.
"Saya tahu dari kecil saya adalah transgender," ujar kakak dari aktor Mario Lawalata ini.
Baca Juga: Lucunya Nia Ramadhani Belajar Bahasa Jawa
Keyakinan itu makin kuat saat desainer kondang ini mempelajari kondisi tersebut selama bertahun-tahun.
"Setelah mempelajari kurang lebih 5 tahun mengenai siapa saya, dari situ saya tahu, saya adalah transgender," imbuhnya.
Oscar Lawalata bersyukur kondisi ini bisa diterima sang adik, Mario Lawalata dan Ibunya, Reggy Lawalata.
"Saya tahu mereka adalah orang yang open minded. Walaupun mereka juga masih proses dengan hal itu. Tapi ibu dan adik, mencintai saya," jelasnya.
Oscar Lawalata juga tak ingin memaksakan kehendak orang-orang untuk menerimanya. Baginya, itu adalah mereka.
Baca Juga: Nasihat Mulan Jameela tentang Pernikahan untuk Al Ghazali
Bahkan dia tidak masalah apabila orang-orang masing memanggilnya dengan sebutan mas bukan mba.
"Dipanggil mba, ibu, i\'m okay. Kalau dipanggil mas saya juga nggak masalah. Buat saya, kita tidak membatasi pemikiran orang. Selama dia tidak menghina," kata Oscar Lawalata.
"Saya kalo ditanya, prefer panggil saya apa, panggil nama aja. Atau panggil saya kak," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
KSAL Muhammad Ali menjelaskan alasan kapal induk pertama TNI diberi nama KRI Sriwijaya-100 yang terinspirasi kejayaan maritim Nusantara.
KAI Daop 6 menghadirkan rail clinic dan rail library di Stasiun Sentolo. Sebanyak 200 warga mendapat layanan kesehatan gratis.
Pendapatan transfer DIY turun Rp583,77 miliar. Pemda DIY tetap memprioritaskan kawasan selatan dan program pengentasan kemiskinan.
Lahan relokasi SDN Nglarang di Sleman sudah siap. Gedung baru sekolah terdampak Tol Jogja-Solo kini menunggu pengerjaan fisik.
Pemerintah mematangkan penerapan Zero ODOL 2027 melalui ETLE HUB, penguatan regulasi, serta kesiapan sarana dan prasarana.
Kemenag Kulonprogo menggelar pelatihan Juleha berbasis kompetensi untuk meningkatkan keterampilan penyembelihan sesuai syariat Islam.