Prabowo Gelar Ratas Bahan Pendidikan Gratis dari SD hingga Perguruan Tinggi
Ratas Prabowo membahas rencana pendidikan gratis dari SD hingga perguruan tinggi negeri. Pemerintah masih menyiapkan mekanisme pelaksanaannya.
Nikita Mirzani./Ist-Instagram @nikitamirzanimawardi_17
Harianjogja.com, JAKARTA - Artis Nikita Mirzani sudah berpikir jauh ke depan untuk masa depan anaknya saat ia meninggal dunia nanti. Ia mengaku sudah membuat surat wasiat yang berisi sebagian hartanya diberikan kepada sang sahabat, Fitri Salhuteru untuk mengasuh ketiga anaknya.
"Harta gue, selain ke keluarga akan gue kasih juga ke ka Fitri," ujar Nikita Mirzani pada Boyen di channel YouTube Ekomando, Minggu (9/8/2020).
Ada alasan yang membuat Nikita Mirzani memberikan hartanya untuk Fitri Salhuteru. Yakni untuk memenuhi kebutuhan tiga anaknya kelak di masa depan.
"Buat anak-anak kalau mereka udah dewasa," terang bintang film Comic 8 ini.
Baca Juga: Bakal Main Sinetron Bareng Stefan William Lagi, Begini yang Dirasakan Natasha Wilona
Boyen yang mendengar curhat Nikita Mirzani sampai tidak menyangka. Perempuan yang berada di hadapannya itu sudah memikirkan masa depan anak-anaknya sejak sekarang.
"Jadi, maaf-maaf ni ya. Kalau udah nggak ada umur, udah disiapin buat anak-anak?" tanya Boyen menegaskan.
"Ada, ada banyak. Kita kan nggak pernah tau umurnya sampai mana," jawab artis yang akrab disapa Niki ini.
Baca Juga: Johnny Depp Pertama Kalinya Beradu Akting dengan Robert Pattinson di Film Waiting for the Barbarians
Selain harta, nantinya jika Nikita Mirzani telah tiada ia juga sudah memberikan hak asuh anak-anak kepada Fitri Salhuteru.
"Tiga anak gue itu memang hak asuhnya ada di ka Fitri. Jadi ketika gue misalnya nggak tau pulang dari sini meninggal, dia yang sudah ngatur," terang Nikita Mirzani.
Hubungan Nikita Mirzani dan Fitri Salhuteru memang seperti kakak beradik. Keduanya selalu terlihat memberikan dukungan di sisi karier maupun kehidupan pribadi satu sama lain.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Ratas Prabowo membahas rencana pendidikan gratis dari SD hingga perguruan tinggi negeri. Pemerintah masih menyiapkan mekanisme pelaksanaannya.
Iran vs Amerika memanas setelah Trump mengancam Iran. Pezeshkian menegaskan Iran siap merespons serangan AS dengan skala lebih besar.
KPK menerbitkan sprindik baru pada 22 September 2026 untuk pengembangan kasus dugaan korupsi Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq.
SPPG Patalan 2 Bantul ditutup permanen oleh BGN setelah dua kali kasus keracunan menimpa siswa dan guru penerima manfaat MBG.
KSAL Muhammad Ali menjelaskan alasan kapal induk pertama TNI diberi nama KRI Sriwijaya-100 yang terinspirasi kejayaan maritim Nusantara.
Karhutla di Bukit Stampol TNGR Lombok Utara menghanguskan 127 hektare lahan. BNPB memastikan tidak ada korban jiwa maupun warga terdampak.