Anggaran Paskibraka Jateng Dipangkas, Kuota Tetap 45 Orang
Anggaran Paskibraka Jateng 2026 turun menjadi Rp500 juta-Rp600 juta. Kuota 45 peserta tetap dipertahankan untuk upacara HUT RI.
Sandyakala Ratu Malang/Harian Jogja-Hengki Irawan
Pangeran Arumbinang seorang dengan jam terbang tinggi menghadapi perempuan. Gerak gerik Nimas yang kenes dan kadang mengerling tajam sudah membuatnya paham, bahwa anak panah yang ia lepas sudah mengenai sasaran. Justru itu sang pangeran tidak tergesa-gesa. Kalem.
“Kangmas Demang, aku ingin belajar bonang dan gender, juga pengendangnya menurut aku benar-benar luar biasa. Di istana para penabuh tidak sehebat di Tembayat. Kangmas Demang mengizinkan aku berguru dengan mereka, seniman-seniman dahsyat itu?”
“Apa? Dimas ingin mendalami seni karawitan?” Demang Suradipa di dalam hati tertawa. Pangeran goblok, batinnya, lebih menikmati gamelan daripada tarian selirnya.
“Silakan Dimas, silakan,” Ki Suradipa mengantar Pangeran Arumbinang di tempat para wiyaga. Semua gerak sang pangeran tidak lepas dari pengamatan Nimas Lembah, dan ia memuji kecerdikan Pangeran Arumbinang. Dengan lesehan berbaur para pradangga, Nimas dapat bebas memandang sang pangeran karena tempat itu berseberangan dengan dampar suaminya. Ketika ia memutar tubuh dan menghadap pangeran, Nimas praktis membokongi Demang Suradipa. Lalu?!
Demang tua itu tidak merasakan kejanggalan, mengapa Nimas menarinya terlalu banyak menghadap Pangeran Arumbinang, sedangkan ia sendiri, suaminya, hanya melihat megal-megol bokong selirnya yang bagaimanapun tetap membangkitkan libido. Sementara itu, Nimas dan sang pangeran saling mengirim “sonar” yang hanya dipahami oleh mereka berdua. Tamu beroleh dada, tuan rumah “hanya” dapat brutu, namun Ki Suradipa terlalu songong memahami hal ini.
Para penabuh, seniman-seniman lokal, merasa mendapat kehormatan besar sekali karena dikagumi oleh seorang pangeran. Mereka juga berharap, siapa tahu, Pangeran Arumbinang yang ramah itu berkenan memboyong ke kota raja. Mereka mengerahkan keahlian menabuh gamelan sebaik-baiknya, dan tidak menyadari sang pangeran dan Nimas Lembah saling senyum mesum.
“Ki sanak, aku kagum sekali dengan penabuh kendang itu. Siapa namanya?” Pangeran Arumbinang menunjuk wiyaga paling “senior” di antara mereka, berusia enam puluhan.
“Namanya Pardiman, Gusti Pangeran,” jawab Wahyana Giri, penabuh gender, geragapan.
Sang pangeran beringsut. Setapak ia mundur, lalu setapak lagi geser kanan, geser sedikit lagi, dan tidak kentara Pangeran Arumbinang duduk di sebelah kiri pengendang Pardiman.
“Seniman macam panjenengan ini sepantasnya menjadi wiyaga di istana rama prabu. Di kademangan ini, Ki Pardiman tidak bisa mengembangkan bakatmu yang luar biasa,” Pangeran Arumbinang memuji-muji pengendang tua itu yang menunduk dengan muka berseri-seri. Kedua tangan Ki Pardiman menggigil, entah bungah entah resah, sehingga sejenak irama kendang jadi kacau. Pangeran Arumbinang jeli menangkap perubahan ini. Ia pelan-pelan bergeser menjauh.
Rampung “pentas” Nimas buru-buru masuk ke kamar mewahnya. Pangeran Arumbinang berbicara serius kepada Demang Suradipa ingin belajar menabuh kendang dari ketua rombongan penabuh itu, siapa lagi kalau bukan Ki Pardiman Djojonegoro.
“Silakan Dimas Pangeran,” kata Ki Demang yang langsung memerintahkan pengendang itu untuk melayani sebaik-baiknya.
BERSAMBUNG: Sandyakala Ratu Malang-Bagian 034
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Anggaran Paskibraka Jateng 2026 turun menjadi Rp500 juta-Rp600 juta. Kuota 45 peserta tetap dipertahankan untuk upacara HUT RI.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 14 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Karhutla Gunung Bromo di kawasan TNBTS berhasil dipadamkan. Luas area terbakar mencapai 1.120 hektare di empat kabupaten.
Purbaya menyebut penerimaan bea keluar emas nyaris nol. Dari target Rp3 triliun 2026, realisasi hingga Semester I baru 0,03%.
RSUD Panembahan Senopati Bantul meluncurkan Si Banter untuk mempermudah pembayaran tagihan rumah sakit melalui digitalisasi dan QRIS.
Prabowo menyebut Indonesia menghabiskan hingga Rp535 triliun per tahun untuk impor BBM. Pemerintah mendorong kendaraan listrik dan EBT.