24 Truk Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Boyolali
Sebanyak 24 truk operasional Koperasi Desa Merah Putih tiba di Boyolali dan mulai dibagikan kepada pengurus KDMP.
Sandyakala Ratu Malang/Hengki Irawan
Ki Suradipa sejak awal sudah marah melihat macan ganas itu keder menghadapi lawan. Dan sekarang seorang pemuda dusun berani lancang membela Begawan Sempani. Kini semakin murka mendengar pujian selir tercintanya. Racun cemburu dan iri mengotori hati dan pikirannya. Secara refleks ia meraba-raba tombak pusaka Kanjeng Kiai Garuda Yaksa kesayangannya.
Sementara itu, Damar berdiri gagah dengan kedua kaki terpentang menghadapi harimau yang tiada henti mengaum buas. Kemudian binatang itu menyerang kembali, kini lebih ndrawasi dibanding serangan pertama. Akan tetapi Damar jauh lebih tangkas dari yang diduga, karena ia sigap menyelinap di bawah terkaman, dan untuk kedua kalinya kaki Damar telak menyampok perut macan yang terpental berguling-guling sampai jauh.
Di bawah sorak sorai penonton yang histeris, pertempuran dahsyat itu berlangsung agak timpang. Entah enam atau tujuh kali Damar berhasil menampar kepala harimau serta memukul perutnya. Namun binatang itu memiliki kulit yang tebal dan tubuh yang kuat, sehingga bertubi- tubi pukulan Damar masih belum mampu membinasakan, luka pun tidak.
Tidak kepalang ramainya pertempuran mati hidup antara Damar dan sang macan. Bukan hanya penonton yang berteriak-teriak gembira, juga para prajurit bertombak yang berjaga malah ikut bersorak. Hal ini tidak terlepas dari pengamatan Ki Suradipa yang kian jengkel saat melirik selirnya ternyata sedang memandangi pemuda perkasa itu dengan mulut menganga. Lidah Nimas Lembah yang runcing sesekali membasahi bibirnya. Hmmmm.
“Pemuda laknat!” serapah Ki Suradipa dengan tubuh menggigil.
BACA JUGA: Cerita Bersambung Sandyakala Ratu Malang: Bagian 011
Damar sendiri jengkel melihat beberapa pukulannya belum berhasil merobohkan macan ganas itu. Padahal, aji Rog-rog Asem juga Lebur Seketi telah ia terapkan, dan jangankan kepala kerbau bahkan batu hitam sebesar kelapa pun lumat oleh pukulannya. Ketika harimau menubruk sembari mengaum keras, Damar melompat ke kiri, lalu dengan ketangkasan yang tidak dapat diikuti oleh penonton tahu-tahu Damar berada di atas punggung macan sambil menggunakan tangan kanan memiting, tangan kiri bergerak cepat.
“Creppppp!”
Jari telunjuk dan tengah dari tangan kiri Damar tepat menancap di kedua mata harimau. Binatang jalang itu meraung-raung bergulingan, tapi Damar tetap menempel ketat di punggung, dan menghujani pukulan pada kepala macan yang mengerang kesakitan. Para penonton berteriak kesetanan, bahkan ada yang menangis terharu sekaligus puas melihat keperkasaan Damar. Tentu bukan dorongan simpati atau empati mereka terharu, sebab yang terjadi adalah semacam proses identifikasi. Para penonton membayangkan dirinyalah yang unggul menghadapi harimau.
Pada saat Damar bergumul mati-matian, tiba-tiba tampak berkelebat bayangan hitam. Ki Suradipa meloncat dari panggung dengan sebatang tombak yang mengeluarkan cahaya kebiruan di tangan kanan. Ia menghampiri Begawan Sempani yang sejak tadi berdiri tenang. Sekarang ia memandang Demang Tembayat dengan tersenyum tulus.
“Dukun lepus! Engkau berani memberontak?”
Begawan Sempani menggelengkan kepala.
“Tidak ada yang memberontak, anakmas. Kedatangan anak muda itu semata kehendak sang hyang agung.”
“Pendeta palsu, rasakan tombak pusakaku,” Ki Suradipa secepat tatit menusukkan pusaka Kanjeng Kiai Garuda Yaksa ke dada Begawan Sempani.
BERSAMBUNG: Sandyakala Ratu Malang-Bagian 013
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 24 truk operasional Koperasi Desa Merah Putih tiba di Boyolali dan mulai dibagikan kepada pengurus KDMP.
Galaxy Z Fold 8 dan Z Flip 8 disebut bakal menjadi ponsel pertama yang menghadirkan fitur Gemini Intelligence dari Google.
Persebaya diingatkan Bernardo Tavares agar tidak meremehkan Semen Padang meski lawan sudah degradasi ke Liga 2.
Primbon Jawa menyebut weton Jumat Pahing memiliki aura pemimpin, rezeki baik, dan karakter mudah disukai banyak orang.
Proyek PSEL Bantul belum berjalan karena dana Danantara belum turun saat volume sampah rumah tangga terus meningkat.
Primbon Jawa menyebut lima weton perlu lebih waspada saat Jumat Pahing. Simak penjelasan dan pantangan menurut tradisi Jawa.