209 Penerbangan di Bandara Soetta Batal akibat Erupsi Anak Krakatau
209 penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta dibatalkan akibat dampak abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.
Ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA- Pemerintah telah mulai melonggarkan pembatasan dan segera melakukan New Normal atau normal baru, meski Virus Corona yang terjadi di Indonesia masih terus meningkat.
Saat tahap New Normal dan mulai pergi ke luar rumah, artinya Anda musti berhati-hati. Menurut Direktur Pelaksana Zidac Laboratories Inggris, Jurica Weissbarth ia memperingatkan tujuh spot penuh bakteri di tempat umum yang seharusnya Anda hindari.
Dilansir dari Express, Weissbarth menyatakan, pegangan pintu, kamar mandi umum, tabel dan permukaan meja, tempat duduk, dan menu menjadi salah satu spot bakteri paling umum selama pandemi.
Baca juga: Begini Cara Aman Mengonsumsi Jamur Enoki
Selain itu, Weisbarth juga menyatakan bahwa Anda juga perlu berhati-hati dengan pegangan tangga atau pegagan eskalator dan tombol pin pada mesin pembayaran non-cash.
Weisbarth menjelaskan, berbagai sektor perdagangan dan perhotelan memang akan melakukan segala yang mereka bisa untuk menjaga tingkat kebersihan yang tinggi. Tetapi Anda masih disarankan untuk membersihkan tangan kapanpun setelah melakukan kontak dengan spot-spot di atas.
Anda harus membawa pembersih tangan sebagai cadangan jika tidak ada fasilitas pembersih tangan.
"Tidak semua pembersih tangan diciptakan sama, oleh karena itu coba cari pembersih tangan yang mengandung setidaknya 70 persen alkohol," saran Weisbarth.
Baca juga: Ini Penjelasan Mengapa Pasien Covid-19 Kehilangan Indera Penciuman
"Ini adalah bahan aktif yang membunuh kuman dengan melarutkannya dan agar sepenuhnya bisa membunuh bakteri," imbuhnya.
Menurut Weisbarth, banyak pembersih tangan yang masih berada di bawah standar. Jadi, penting untuk Anda mempelajari produk sebelum membelinya.
"Carilah produk yang dengan jelas menyatakan membunuh 99,9 pesen kuman," kata Weisbarth.
"Lebih sering cuci tangan bisa menjadi tidak nyaman tetapi pedoman masih menyatakan perlunya mencuci tangan selama 20 detik untuk membunuh kuman," jelas Weisbarth.
Sayangnya itu dapat membuat kulit bereaksi buruk, menjadi kering, pecah-pecah, dan menyakitkan. Sanitizer yang keras juga akan memperburuk kondisi kulit. Oleh karena itu, Weisbarth menyarankan untuk memilih produk yang mengandung sifat menyejukkan seperti lidah buaya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
209 penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta dibatalkan akibat dampak abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.
Perbandingan iPhone 18 Pro Max vs Galaxy S27 Ultra dari kamera, baterai, chipset, layar, harga hingga prediksi spesifikasinya.
Sebanyak 42 penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau hingga Minggu sore.
Pesawat aerosport Sky Ranger jatuh dan terbakar di persawahan Blora. Dua awak selamat dengan luka ringan setelah pendaratan darurat.
Garuda Indonesia membatalkan penerbangan dari dan menuju Jakarta, Bandung, dan Lampung hingga 7 September 2026 akibat abu vulkanik Anak Krakatau.
Perempuan 64 tahun di Nepal ditemukan selamat setelah 10 hari tertimbun reruntuhan akibat banjir bandang yang menerjang wilayah Rasuwa.