Kejagung Limpahkan Tersangka TPPU Zarof Ricar ke Kejari Jakpus
Kejagung melimpahkan tersangka AW dalam kasus TPPU dengan tindak pidana asal suap Zarof Ricar ke Kejari Jakarta Pusat.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA - Gejala yang paling sering muncul pada orang dewasa dengan Covid-19 adalah demam dan batuk. Tetapi, beberapa anak-anak memiliki gejala yang berbeda di mana lebih sering menunjukkan gejala gastrointestinal.
Melansir dari Medicalxpress, penelitian baru yang diterbitkan pada Frontiers in Pediatrics menyatakan, bahwa anak-anak yang menderita penyakit dan diare, ditambah demam atau riwayat pajanan harus dicurigai terinfeksi Covid-19.
Penelitian ini juga menunjukkan bahwa gejala gastrointestinal yang pertama kali diderita oleh beberapa anak mengisyaratkan potensi infeksi melalui saluran pencernaan. Sebab reseptor dalam sel di paru-paru yang ditargetkan oleh virus juga dapat ditemukan di usus.
"Sebagian besar anak-anak hanya sedikit dipengaruhi oleh Covid-19 dan beberapa kasus parah disebabkan masalah kesehatan yang mendasarinya. Sangat mudah untuk melewatkan diagnosis pada tahap awal, ketika seorang anak memiliki gejala non-pernapasan atau menderita penyakit lain," kata Dr. Wenbin Li, yang bekerja di Departemen Pediatri, Rumah Sakit Tongji, Wuhan, China.
"Berdasarkan pengalaman kami berurusan dengan Covid-19, anak-anak yang menderita gejala saluran pencernaan, terutama dengan demam dan riwayat pajanan terhadap penyakit ini, harus dicurigai terinfeksi dengan virus ini," tambahnya.
Li dan rekannya merinci fitur klinis anak-anak yang dirawat di rumah sakit dengan gejala non-pernapasan yang kemudian didiagnosis Covid-19.
"Anak-anak ini biasanya berada gawat darurat untuk masalah yang tidak berhubungan, misalnya satu memiliki batu ginjal, yang lain trauma kepala. Semua memiliki pneumonia yang dikonfirmasi oleh CT scan dada dan kemudian dikonfirmasi Covid-19," kata Li.
"Gejala awal mereka mungkin tidak berhubungan dengan gejala Covid-19, awalnya ringan atau relatif tersembunyi sebelum masuk ke rumah sakit, 4 dari 5 kasus memiliki gejala saluran pencernaan," tambahnya.
Dengan menyoroti kasus-kasus tersebut, Li berharap bahwa dokter akan menggunakan informasi ini untuk dengan cepat mendiagnosis dan mengisolasi pasien dengan gejala yang sama.
"Gejala gastrointestinal yang dialami oleh anak-anak mungkin terkait dengan distribusi reseptor dan jalur transmisi yang terkait dengan infeksi Covid-19 pada manusia. Virus ini menginfeksi orang melalui reseptor ACE2 yang dapat ditemukan pada sel-sel tertentu di paru-paru serta usus," ujar Li.
"Ini menunjukkan bahwa Covid-19 dapat menginfeksi pasien tidak hanya melalui saluran pernapasan dalam bentuk tetesan udara, tetapi juga melalui saluran pencernaan melalui kontak atau transmisi fecal-oral," tambahnya.
Dengan hasil studinya, Li berharap akan ada penelitian lebih lanjut yang spesifik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Kejagung melimpahkan tersangka AW dalam kasus TPPU dengan tindak pidana asal suap Zarof Ricar ke Kejari Jakarta Pusat.
Pemerintah mengalokasikan Rp820,9 triliun untuk pendidikan pada RAPBN 2027, termasuk PIP, KIP Kuliah, MBG, dan Sekolah Garuda.
Instagram resmi mengganti logo teks atau wordmark setelah 10 tahun. Desain baru menuai pro dan kontra karena banyak pengguna salah membaca tulisan Instagram men
Ledakan industri drama AI di China melahirkan bisnis baru berupa lisensi wajah manusia. Warga mendapat bayaran hingga Rp12 juta, namun risiko penyalahgunaan dat
AFC resmi menolak banding Persib Bandung terkait kericuhan suporter saat ACL 2. Maung Bandung tetap didenda Rp3,5 miliar dan menjalani laga tanpa penonton.
Borneo FC resmi ditunjuk AFC sebagai tuan rumah fase grup AFC Challenge League 2026/2027. Stadion Segiri Samarinda akan menjadi venue pertandingan Asia.