Nahkoda Hilang Setelah Speedboat Terbelah di Teluk Tomini
Nahkoda speedboat yang tenggelam di Teluk Tomini masih dicari. Sebanyak 12 korban lain ditemukan selamat setelah bertahan di atas rakit.
Foto ilustrasi. /Reuters-Srdjan Zivulovic
Harianjogja.com, JAKARTA - BPOM menegaskan bahwa obat tradisional yang dicampur dengan bahan kimia sangat berbahaya bagi kesehatan.
Menurut Kepala Subdit Pengawasan Keamanan dan Mutu BPOM Better Rider, mencampur bahan kimia dalam obat tradisional biasanya dimaksudkan agar memberikan efek cepat sembuh. Padahal, kata Better, cara kerja obat tradisional tidak instan. "Obat tradisional yang aman tidak memberikan efek cespleng atau instan," kata Better di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Kamis (20/2/2020).
Ia menjelaskan, pemakaian bahan kimia pada obat yang tidak sesuai atau tanpa anjuran dokter bisa mengakibatkan kerusakan pada tubuh, seperti, kerusakan hati, ginjal, luka di lambung hingga gagal jantung.
Better menegaskan, BPOM tidak pernah menerbitkan izin bagi obat tradisional yang mengandung bahan kimia obat.
"Sebelum membeli obat tradisional, pastikan izin edar dari Badan POM pada kemasan produk," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Nahkoda speedboat yang tenggelam di Teluk Tomini masih dicari. Sebanyak 12 korban lain ditemukan selamat setelah bertahan di atas rakit.
Tiga remaja di Sragen menjadi korban curanmor bermodus mengaku petugas Banpol. Pelaku membawa kabur sepeda motor dan ponsel korban.
Kebakaran melanda Pasar Modern BSB Semarang. Diduga dipicu kebocoran tabung gas di warung soto, sebanyak 179 kios terdampak.
Cuaca ekstrem dan angin kencang membuat hasil tangkapan nelayan di pesisir selatan Gunungkidul turun hingga separuh dalam beberapa hari terakhir.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menuding Rusia berencana mendatangkan 30.000 tentara Korea Utara dan menambah kerja sama militer dengan Pyongyang.
Sebanyak 2.000 warga Magelang menebus sembako murah dari PSMTI. Program sosial ini membantu meringankan beban masyarakat di tengah tekanan ekonomi.