Gempa NTT M7,7, Badan Geologi Minta Warga Waspada Susulan
Badan Geologi meminta warga waspada setelah gempa NTT M7,7. Masyarakat diminta mengecek bangunan dan menjauhi tebing rawan longsor
Ilustrasi olahraga lari/Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA - Penderita hipertensi harus bisa menjalani gaya hidup sehat agar tekanan darahnya terkendali. Caranya dengan olahraga.
Namun, ahli jantung dan pembuluh darah dari Rumah Sakit Jantung Harapan Kita, dr. Ario Suryo Kuncoro, SpJP, mengatakan bahwa tekanan darah penderita hipertensi yang bisa mencapai 260 mmHg sangat berisiko menyebabkan pembuluh darah pecah. Dan pecahnya pembuluh darah pada pasien hipertensi ini tentu bisa menyebabkan kematian mendadak. Lalu, apakah boleh pengidap hipertensi berolahraga?
"Bukan berarti mereka yang hipertensi nggak boleh olahraga, mereka tetap harus olahraga, tapi dengan porsinya yang dikontrol. Olahraga tidak disarankan jika sudah melebihi 200 tekanan darahnya," kata dr. Ario saat ditemui di kawasan Bendungan Hilir, Kamis (20/2/2020).
Dalam kesempatan yang sama, dokter spesialis saraf, dr. Amanda Tiksnadi, SpS (K), menyarankan olahraga yang bisa dilakukan oleh penderita hipertensi adalah aktivitas fisik motorik, di mana seluruh tubuh bergerak secara berkelanjutan selama minimal setengah jam.
Ia mencontohkan misal dengan berjalan kaki terlebih dahulu, tak masalah bila dengan kecepatan lambat dan santai. Lakukan terus selama setengah jam tanpa berhenti.
Nantinya, tubuh akan bisa beradaptasi, pelan-pelan akan menjadi mudah. Misalnya, dalam setengah jam awalnya hanya dapat 5 putaran, lama-lama menjadi tujuh putaran, maka artinya aktivitas fisik dapat ditingkatkan.
Akan tetapi, jenis olahraga juga perlu diperhatikan. Menurut dr. Amanda, penderita hipertensi sebaiknya menghindari olahraga high impact, apalagi bila sebelumnya tak biasa berolahraga.
"Biasanya yang meningkatkan tekanan darah itu yang high impact. Dan apabila ini dilakukan secara tiba-tiba pada orang yang resistensinya atau kemampuan dari pembuluh darahnya belum terbiasa, ini yang bisa menimbulkan efek berbahaya," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Badan Geologi meminta warga waspada setelah gempa NTT M7,7. Masyarakat diminta mengecek bangunan dan menjauhi tebing rawan longsor
Bangladesh resmi menggantikan India di FIFA ASEAN Cup 2026. BFF menyebut kesempatan menghadapi lawan lebih kuat menjadi alasan utama menerima undangan turnamen.
DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta menegaskan komitmennya dalam membuka ruang ekspresi bagi generasi muda untuk menembus ekosistem industri kreatif nasional.
Pelatih PSIM Jogja Jean-Paul van Gastel puas dengan penampilan timnya saat latihan bersama Bhayangkara Presisi Lampung FC sebagai persiapan Super League 2026/20
Popularitas BTS di Amerika Serikat mencapai rekor tertinggi pada kuartal II 2026. Sebanyak 46% warga AS mengaku memiliki kesan positif terhadap grup K-pop terse
Film Istimewa, drama keluarga yang terinspirasi dari kisah nyata enam anak penyandang disabilitas, menggelar special screening di Empire XXI Cinema Yogyakarta