SE Guru Non-ASN Terbit, Guru Honorer Kini Lebih Tenang Mengajar
Guru honorer di daerah mengaku lebih tenang mengajar setelah Kemendikdasmen menerbitkan SE Nomor 7 Tahun 2026 tentang guru non-ASN.
Maher Zain. /Ist-Instagram
Harianjogja.com, SOLO- Kota Solo, Jawa Tengah akan menjadi salah satu kota tujuan konser musisi berdarah Lebanon, Maher Zain. Konser yang bertajuk "Konser Silaturahmi Maher Zain bersama Wali Band, Fatin, Sabyan dan Fadly" ini akan digelar pada 13 November 2019 mendatang.
Dalam konser yang akan diadakan di hotel Alilla Solo, ini menargetkan 2.000 penonton. Penyelenggara konser CEO PT Langit Biru, Maharaya Adep Husni menyampaikan, penjualan tiket konser sudah dilakukan sejak dua pekan lalu yakni melalui tiket.com.]
Harga tiket terbagi beberapa kelas mulai Platinum Rp 1,5 juta, Gold Rp 1 juta dan silver Rp 500 ribu.
"Konsepnya nanti para penonton duduk, dan kami menyesuaikan dengan kapasitas dari ballroom hotel. Kurang lebih 2.000 penonton," terang Husni saat jumpa pers di Solo, Kamis (26/9/2019).
Husni menambahkan, hasil dari penjualan tiket sebagian juga akan didonasikan kepada para korban bencana alam di Indonesia. Selama ini Maher Zain juga dikenal sebagai sosok musisi yang peduli terhadap isu-isu kemanusiaan.
"Seperti beberapa waktu lalu, dia datang ke Indonesia khusus ke Palu. Tujuannya adalah untuk mengunjungi para korban bencana alam. Jadi nanti tiket ini sudah termasuk yang akan didonasikan untuk korban bencana alam," katanya.
Nantinya, lanjut Husni, Maher Zain akan tampil menyapa para fansnya selama lebih kurang 75 menit. Ia akan membawakan 12-15 lagu hitsnya. Konser, Maher Zain akan dibuka oleh penyanyi Fatin Shidqia Lubis.
"Nanti juga ada kejutan yang akan ditampilkan oleh Maher Zain yakni dia akan membawakan single terbarunya. Ini merupakan rangkaian konser silaturahmi yang di Indonesia," katanya.
Sebelum ke Solo, Maher Zain akan menjalani konser di Jakarta pada 9 November, kemudian Bandung, Solo, Surabaya, Medan, Palembang dan terakhir di Makassar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Guru honorer di daerah mengaku lebih tenang mengajar setelah Kemendikdasmen menerbitkan SE Nomor 7 Tahun 2026 tentang guru non-ASN.
Identitas 11 bayi yang ditemukan di Pakem Sleman masih ditelusuri Pemkab Sleman untuk penerbitan dokumen resmi dan asal-usul bayi.
Bank Indonesia mencatat pertumbuhan utang luar negeri Indonesia triwulan I 2026 melambat, dengan rasio ULN terhadap PDB turun menjadi 29,5 persen.
KPK menjadwalkan ulang pemeriksaan Muhadjir Effendy dalam kasus dugaan korupsi kuota haji setelah saksi meminta penundaan.
Bank Kulonprogo meraih TOP Golden Trophy 2026 lewat program kredit UMKM dan pembiayaan bagi PPPK Paruh Waktu.
Polsek Pundong mengungkap kasus pengeroyokan di Jalan Parangtritis Bantul. Lima pelaku diamankan usai aniaya pemuda.