Wonogiri Putar Haluan Ekonomi, Pariwisata dan Ekraf Jadi Andalan Baru
Wonogiri mulai tinggalkan ketergantungan sektor pertanian, kini fokus kembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif untuk dongkrak ekonomi daerah.
Foto Ilustrasi./Istimewa-Shutterstock
Harianjogja.com, JAKARTA- Punya wajah berminyak tak selamanya berdampak negatif.
Wajah berminyak memang jadi momok bagi banyak orang, terutama perempuan. Apalagi jika usia masih muda, di mana kandungan hormon sedang aktif-aktifnya memproduksi minyak. Alhasil, kulit wajah jadi lebih mudah berjerawat dibanding mereka yang memiliki kulit kering.
Tapi jangan sedih, punya wajah berminyak tidak selamanya buruk, kok. Sebab di masa tua nanti, kulit berminyak ini tidak akan mudah berkeriput. Ini karena minyak di wajah berfungsi sebagai pelembab alami dalam merawat kulit.
"Kalau kulit kering memang tidak jerawatan. Kalau kulit mengkilat-kilat, kita nggak seneng. Tapi kalau kita sudah menua, kita mau lebih ada minyaknya, lebih lembap, tanda anti aging-nya bekerja dan tidak mudah menua," ujar dr. Susie Rendra, Sp.KK dalam acara diskusi \'Kulit Sehat di Usia Senja\' yang diadakan oleh RS Pondok Indah Group di Jakarta Selatan, Kamis (12/9/2019).
Dr. Susie juga mengatakan bagaimana di usia 50 tahun ke atas kebanyakan perempuan berharap kulitnya akan lebih berminyak, karena bisa berfungsi sebagai moisturizer alami dan merawat kekenyalan kulit.
"Tuhan itu adil, kulit kering nggak jerawatan saat muda, tapi kalau menua jadi heboh karena penuaan mudah terlihat. Tapi mereka kulit berminyak masih muda jerawatan, tapi tuanya lebih tidak mudah penuaan karena jarang terlihat," paparnya.
Sementara itu, untuk penggunaan pelembap memang sangat penting, karena berfungsi melembabkan kulit. Tapi untuk pemilik kulit kering, disarankan pilih yang tidak lengket saat digunakan, dan pakailah pelembap setelah mandi atau setelah cuci muka, karena penyerapannya akan lebih maksimal dan nyaman di kulit.
Jadi, jangan sedih lagi ya punya wajah berminyak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Wonogiri mulai tinggalkan ketergantungan sektor pertanian, kini fokus kembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif untuk dongkrak ekonomi daerah.
Kemlu RI mengecam tindakan Israel terhadap relawan Global Sumud Flotilla 2.0 dan terus mengupayakan pembebasan WNI yang ditangkap.
Talud Sungai Gajah Wong di Bantul ambrol dan mendekati jembatan. DPRD DIY mendesak penanganan darurat sebelum musim hujan tiba.
Barantin membentuk satgas 24 jam untuk mengawasi hewan kurban jelang Idul Adha 2026 dan memastikan lalu lintas ternak aman.
Polres Ponorogo menggeledah ponpes di Jambon usai pimpinan pesantren jadi tersangka pencabulan santri. Polisi sita sejumlah barang bukti.
Harga sembako Banyumas jelang Iduladha 2026 masih stabil. Harga sapi dan domba naik, namun stok pangan dipastikan tetap aman.