Sayembara Begal Jadi Polemik, Yusril Minta Patroli Ditingkatkan
Yusril Ihza Mahendra meminta Polda Jawa Barat meningkatkan patroli keamanan menyusul polemik sayembara penangkapan begal.
Rizal Mantovani bersama para pemain cilik film Rumah Kentang: The Beginning. /Sumarni-Suara.com
Harianjogja.com, JAKARTA-- Sebuah film horror bakal digarap oleh sutradara Rizal Mantovani. Film tersebut akan berjudul Rumah Kentang: The Beginning. Menurut sutradara 52 tahun ini, kisah film tersebut diambil dari sebagian cerita urband legend Rumah Kentang.
"Basic ambil dari cerita yg beredar. Kenapa saya tertarik ambil judul Rumah? Karena tidak banyak legenda urban yang memiliki judul depan rumah. Biasanya nama makhluk halus, kejadian tertentu, yang rumah itu jarang. Dari segi legenda ini eksklusif," ujar Rizal Mantovani di Pengalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis (22/8/2019).
Fokus cerita Rumah Kentang The Beginning menurut Rizal Mantovani lebih kepada aroma kentang yang bikin orang menciumnya mengalami kejadian mistis.
"Kalau kamu mencium bau kentang, habis itu hati-hati karena ada penampakan. Kami ambil mitos itu, bahwa yang membau akan melanjutkan dengan sesuatu tidak baik," kata Rizal Mantovani.
"Tapi kita eksplor lebih jauh yaitu asal usulnya. Kenapa bau itu bisa jadi simbol bahaya akan terjadi. Ini kita kulik. Semoga orang yang nonton jadi tahu baunya karena itu," sambungnya lagi.
Yang pasti, Rizal Mantovani bilang film Rumah Kentang: The Beginning berbeda dari film horor produksi Hitmaker sebelumnya.
"Sekarang lebih ke suasana. Lokasi yang kita ambil otentik, dalam arti kata meski ada set design tapi kita ambil tempat yang otentik seperti perkebunan ini. Luna Maya, Christian Sugiono dan adik-adik ini ada di tempat yang real (bukan buatan), mungkin dari situ real-nya akan terasa," terang Rizal Mantovani.
Film Rumah Kentang: The Beginning sendiri dibintangi oleh Luna Maya, Christian Sugiono, Jajang C. Noer hingga Epy Kusnandar. Film ini mengambil latar Pengalengan, Sentul hingg Cibubur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Yusril Ihza Mahendra meminta Polda Jawa Barat meningkatkan patroli keamanan menyusul polemik sayembara penangkapan begal.
Kelurahan Tegalrejo menggelar Tedhak Siten untuk melestarikan budaya Jawa dan mengenalkan nilai luhur kepada generasi muda.
Bantuan air bersih sudah disalurkan ke delapan kapanewon di Gunungkidul. BPBD mengalokasikan 1.150 tangki untuk warga terdampak kekeringan.
Ratusan ikan gurame mati di Sleman akibat kualitas air kolam menurun selama musim kemarau. DP3 menyediakan vitamin gratis bagi pembudidaya.
KAI Bandara YIA membagikan merchandise kepada penumpang anak dalam peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Stasiun Yogyakarta dan Stasiun YIA.
Sebanyak 113 SPPG di Bantul telah beroperasi untuk program MBG, sementara 22 unit lainnya masih belum berjalan karena berbagai kendala.