Bulog Tegaskan Beras Bantuan Pemerintah Tak Boleh Dijual
Bulog mengingatkan penerima tidak menjual beras bantuan pemerintah. Bantuan pangan Oktober-Desember 2026 juga direncanakan kembali disalurkan.
Ilustrasi kondom. /Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA - Tingginya angka kehamilan di luar nikah di Indonesia disebabkan oleh banyaknya orang Indonesia yang melakukan hubungan seksual tanpa menggunakan alat kontrasepsi. Jumlahnya sekitar dua pertiga dari orang Indonesia. Kondisi tersebut juga memicu tingginya risiko penularan penyakit seksual.
Menurut hasil penelitian Honestdocs, platform penyedia informasi kesehatan, hanya 33% responden yang menggunakan alat kontrasepsi saat berhubungan seks, sementara 67% lainnya tidak.
Mayoritas responden itu tidak menggunakan alat kontrasepsi dalam hubungan seks mereka karena berbagai alasan, seperti mengurangi kenikmatan hubungan intim, takut efek samping, mencoba hamil, alasan agama, atau karena sudah steril.
Riset nasional yang bertujuan mengidentifikasi metode dan pola kontrasepsi terpopuler di Indonesia ini melibatkan 13.506 responden dari berbagai usia, dengan proporsi responden wanita 51% dan pria sebesar 48% , yang sebagian besar berusia subur, 25-34 tahun.
Penelitian ini juga menemukan bahwa Bengkulu, Aceh, Jogja, dan Banten merupakan provinsi dengan tingkat penggunaan kontrasepsi terendah, jelas Honestdocs dalam pernyataannya, Kamis.
Angka penggunaan kontrasepsi ini cukup mengkhawatirkan, terutama karena angka kehamilan remaja Indonesia di luar nikah kerap meningkat lebih dari 500 kasus setiap tahun.
Menurut Survey Demografi Kesehatan Indonesia pada tahun 2017, hal ini disebabkan karena rendahnya pengetahuan anak muda tentang kesehatan reproduksi, serta kurangnya akses terhadap informasi yang akurat tentang metode kontrasepsi.
“Kami membuat riset ini dengan tujuan untuk mendapatkan gambaran tingkat kesadaran masyarakat Indonesia terhadap kontrasepsi. Selain efektif mencegah kehamilan yang tidak diinginkan, alat kontrasepsi juga penting digunakan untuk mencegah penyebaran infeksi menular seksual (IMS)," kata tim dokter Honestdocs.
Oleh karena itu, tim HonestDocs selalu memberikan pemaparan yang jelas dan akurat tentang kesehatan reproduksi dan metode kontrasepsi melalui website yang telah didukung oleh tenaga medis.
"Harapannya, kami dapat meningkatkan pengetahuan umum masyarakat, terutama anak muda yang aktif secara seksual,” kata mereka menambahkan.
Dari sekian banyak jenis alat kontrasepsi, riset HonestDocs menemukan bahwa mayoritas responden (63,2%) memilih kondom sebagai alat kontrasepsi utama.
Kondom memiliki tingkat efektivitas hingga 98 persen untuk pencegahan kehamilan dan menjadi satu-satunya alat kontrasepsi yang dapat mencegah penularan penyakit seksual.
Kondom dipilih karena praktis, mudah ditemukan di toko, dan memiliki harga yang terjangkau. Berdasarkan riset, kondom paling banyak digunakan oleh responden usia muda, yaitu 18-24 tahun (78%) dan remaja 12-17 tahun (72%).
Setelah kondom, alat Intrauterine Device (IUD) menjadi pilihan kedua responden (8,9%) dengan tingkat efektivitas yang hampir sempurna, yaitu 99,8%.
Sementara itu, pil KB yang memiliki tingkat efektivitas hingga 98 persen menjadi alat kontrasepsi ketiga yang paling populer di Indonesia (7,4%). Sisanya, responden memilih berbagai alat kontrasepsi lain, seperti suntik KB (5%), tubektomi/sterilisasi (3,1%), KB implan (1,5%), ejakulasi di luar (1,1%), vasektomi pria (0,6%), spermisida (0,6%), dan diafragma (0,6%).
Setiap alat kontrasepsi memiliki kelebihan, kekurangan, dan tingkat efektivitas yang berbeda. Oleh karena itu, penting bagi semua pasangan di Indonesia untuk mengetahui informasi lengkap tentang alat kontrasepsi yang dipilih.
Didirikan pada tahun 2017, kini platform HonestDocs telah melayani lebih dari 20 juta pengguna aktif setiap bulannya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : antara
Bulog mengingatkan penerima tidak menjual beras bantuan pemerintah. Bantuan pangan Oktober-Desember 2026 juga direncanakan kembali disalurkan.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 27 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
DPRD Gunungkidul menegaskan Perubahan APBD 2026 harus berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar besarnya anggaran.
HP mulai bermasalah? Kenali tanda pada layar, baterai, dan suhu sebelum memutuskan mengganti perangkat.
Bangun siang bisa memengaruhi ritme sirkadian, jadwal tidur, konsentrasi, suasana hati, hingga rutinitas harian. Ini 13 dampaknya.
iPhone 18 Pro 1TB dan 2TB dilaporkan memakai QLC, sedangkan 256GB dan 512GB menggunakan TLC. Simak hasil uji performanya.