SE Guru Non-ASN Terbit, Guru Honorer Kini Lebih Tenang Mengajar
Guru honorer di daerah mengaku lebih tenang mengajar setelah Kemendikdasmen menerbitkan SE Nomor 7 Tahun 2026 tentang guru non-ASN.
Ilustrasi daging merah/Reuters
Harianjogja.com, SOLO - Selera orang dalam memilih daging sapi sebagai salah satu bahan makanan memang berbeda-beda.
Seperti warga di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo, Mojosongo, Solo, mengaku lebih menyukai daging dari sapi yang dilepasliarkan di tempat pembuangan sampah terbesar di Eks-Karesidenan Surakarta.
Menurut mereka, daging sapi dari TPA memiliki kualitas lebih bagus dari tempat lain. Padahal, daging sapi dari TPA diindikasi mengandung logam berat atau timbal berbahaya.
"Memang ada yang mengatakan sapi-sapi disini mengandung timbal atau logam berat. Tetapi, daging sapi disini jauh lebih bagus dari sapi lain," terang Partini saat ditemui Suara.com di rumahnya di Jantirejo RT 1 RW 39, Mojosongo, Rabu (7/8/2019).
Bahkan, Partini pernah membandingkan daging sapi di luar TPA yang menurutnya mengandung air, sedangkan di dalam TPA dagingnya padat, lemak sedikit dan sedikit air.
Makanan yang mengandung timbal jika terus menerus dikonsumsi tentu sangat berbahaya. Terutama bagi anak-anak.
Melansir laman About Kids Health, keracunan timbal dalam jumlah kecil saja dapat menyebabkan kerusakan serius pada anak-anak dan janin.
Tubuh anak menyerap timbal secara mudah dan lebih berisiko terhadap efek berbahayanya.
Jika keracunan dalam jumlah besar tentu dapat berakibat fatal, baik bagi anak-anak maupun orang dewasa.
Keracunan timbal dikaitkan dengan efek berbahaya pada pertumbuhan, fokus dan perilaku anak-anak.
Komplikasi yang kemungkinan disebabkan oleh penumpukan timbal di dalam tubuh adalah anemia, kerusakan otak, ginjal dan sistem saraf.
Tingkat timbal yang rendah dapat menyebabkan kecerdasan menurun dan pendengaran buruk.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com/About Kids Health
Guru honorer di daerah mengaku lebih tenang mengajar setelah Kemendikdasmen menerbitkan SE Nomor 7 Tahun 2026 tentang guru non-ASN.
Bank Indonesia mencatat pertumbuhan utang luar negeri Indonesia triwulan I 2026 melambat, dengan rasio ULN terhadap PDB turun menjadi 29,5 persen.
KPK menjadwalkan ulang pemeriksaan Muhadjir Effendy dalam kasus dugaan korupsi kuota haji setelah saksi meminta penundaan.
Bank Kulonprogo meraih TOP Golden Trophy 2026 lewat program kredit UMKM dan pembiayaan bagi PPPK Paruh Waktu.
Polsek Pundong mengungkap kasus pengeroyokan di Jalan Parangtritis Bantul. Lima pelaku diamankan usai aniaya pemuda.
Kemlu RI memastikan seluruh 39 WNI korban kapal tenggelam di perairan Pulau Pangkor, Malaysia, telah ditemukan.