Target 2.612 Hektare, Tanam Modern Pekalongan Baru 32,5 Hektare
Gerakan Tanam Pertanian Modern Pekalongan baru mencapai 32,5 hektare dari target 2.612 hektare hingga 22 September 2026.
Ilustrasi pernikahan dini/Antara/JIBI
Harianjogja.com, MALANG--Perkawinan usia dini mengakibatkan banyak hal, seperti gangguan kesehatan.
Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Hasto Wardoyo yang memiliki latarbelakang dokter spesialis kebidanan dan kandungan mengungkapkan salah satu risiko apabila perempuan di bawah 20 tahun menjalankan persalinan bisa berbahaya bagi sang ibu.
Dia menjelaskan ukuran panggul perempuan baru akan mencapai 10 sentimeter (cm) ketika sudah mencapai usia 20 tahun. Sementara, diameter kepala bayi yang siap dilahirkan juga berukuran 10 cm.
Oleh karena itu akan sangat berisiko bagi perempuan yang melahirkan di bawah usia 20 tahun karena panggulnya belum mencapai ukuran sesuai kepala bayi.
"Allah luar biasa ciptakan ukurannya pas, 10 centi 10 centi. Bayi lahirnya kepala dulu, karena kepala ukuran terbesar ketika lahir. Kalau Allah sudah menciptakan panggul perempuan clear di usia 20 tahun, ya marilah nikmati sunnatullahnya begitu. Kita tidak berdebat tentang punya anak berapa, ini hukum Allah hukum biologis yang Allah berikan pada kita," kata Hasto di Malang, Rabu (17/7/2019).
Perempuan di bawah 20 tahun yang melahirkan anak tidak akan bisa bersalin secara normal dan menyebabkan bentuk kepala bayi yang tidak sempurna.
"Kalau tidak 10 senti tidak bisa melahirkan dengan normal, sehingga banyak yang lahir kepalanya benjol sana benjol sini karena molase, untuk menyesuaikan antara ukuran kepala bayi dengan panggulnya ibu," kata dia.
Lebih parah lagi hal tersebut bisa menyebabkan gangguan kecerdasan dan rendahnya IQ anak jika terjadi trauma di bagian dalam kepala atau otak.
Hasto juga memaparkan bahayanya perkawinan dini yang bisa menyebabkan penyakit kanker mulut rahim atau kanker serviks di masa mendatang.
Dia menerangkan mulut rahim perempuan yang usianya di bawah 19 tahun sifatnya masih terbuka dan mudah terpapar virus.
Mulut rahim perempuan tersebut perlahan-lahan akan menutup dengan sendirinya seiring bertambahnya usia, dan akan menutup sempurna di usia 20 tahun. Pada fase tersebut, mulut rahim wanita sudah aman untuk bisa melakukan hubungan seksual.
Namun, kata dia, apabila mulut rahim perempuan sudah terpapar hubungan seksual sebelum usia 19 tahun, hal itu berisiko tinggi menyebabkan kanker mulut rahim pada 15 hingga 20 tahun mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : antara
Gerakan Tanam Pertanian Modern Pekalongan baru mencapai 32,5 hektare dari target 2.612 hektare hingga 22 September 2026.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 24 September 2026 lengkap dengan 15 perjalanan, waktu keberangkatan, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 24 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Kenali enam pemain baru 5cm: Revolusi Hati. Roman King memerankan Zafran muda dalam prekuel film 5 cm yang dijadwalkan tayang akhir 2026.
DPRD Sleman mengingatkan potensi dampak jalan tol terhadap kunjungan wisatawan. Pemkab diminta memperkuat destinasi dan memperbanyak event pariwisata.
DPRD Bantul mengingatkan pengelolaan KDMP perlu pengawasan, manajemen yang kuat, dan produk lokal agar tak mengulang persoalan KUD.