Libur Lebaran, Wisata Klaten Diserbu Ratusan Ribu Pengunjun
Libur Lebaran 2026, wisata Klaten dikunjungi 555 ribu orang, Prambanan hingga umbul jadi favorit wisatawan.
Ketua Umum LPAI, Seto Mulyadi (Kak Seto), menerima penghargaan dari Lembaga Prestasi Indonesia-Dunia (Leprid), Jumat (28/6/2019) malam. (Solopos-Taufiq Sidik Prakoso)
Harianjogja.com, KLATEN--Pada Jumat (28/6/2019) malam, pemerhati anak, Seto Mulyadi atau akrab disapa Kak Seto, mengumpulkan keluarga besarnya di Borobudur Ballroom, Tjokro Hotel, Jl. Pemuda, Kelurahan Tonggalan, Kecamatan Klaten Tengah, Klaten.
Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) yang juga pencipta lagu tersebut menjadi penggagas acara keluarga besarnya yang digelar bertepatan dengan peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) setiap 29 Juni.
Kak Seto datang bersama istri, empat anak, dan dua cucunya. ”Jadi sekarang panggilannya bukan Kak Seto, tetapi Kek Seto atau Mbah Seto,” kelakar dia saat berbincang dengan solopos.com.
Kak Seto merupakan anak Mariyati, generasi kedua atau cucu dari keturunan Jagoes Asmomenggolo yang kini sudah memasuki generasi keempat. Kak Seto mengenal kakeknya sebagai seorang peneliti benih asal Klaten yang menemukan beragam padi unggul.
“Eyang [Jagoes] rumahnya dekat warung kidul, Jl. Pemuda Selatan no. 109 di seberang kantor DPRD [kompleks kantor Bupati Klaten] yang sekarang sudah menjadi supermarket. Kalau tempat lahir saya di depan rumah bupati Jl. Pemuda Selatan No. 43. Sekarang sudah tidak ada,” kata Kak Seto.
Asal Jagoes dari Klaten menjadi alasan Kak Seto memilih lokasi pertemuan keluarga besarnya di Kabupaten Bersinar. Pertemuan itu menjadi ajang napak tilas keturunan Jagoes yang sudah menyebar ke berbagai kota.
Kak Seto menggagas acara pertemuan keluarga besarnya itu untuk menularkan kebiasaan merayakan Harganas dengan meluangkan waktu sejenak berkumpul dengan seluruh anggota keluarga hingga menjadikan keluarga kompak.
Kak Seto berharap pertemuan keluarga besarnya bisa semakin menggaungkan Harganas yang sudah dicanangkan sejak 1993 namun kalah populer dibandingkan peringatan lainnya seperti Hari Ibu.
Acara jugua diisi dengan pemberian penghargaan dari Lembaga Prestasi Indonesia-Dunia (Leprid) yang diserahkan oleh pendiri dan Ketua Umum Leprid, Paulus Pangka.
Kak Seto menerima penghargaan sebagai pemrakarsa dan penyelenggara rekor pertemuan empat generasi keluarga besar Jagoes Asmomenggolo. Bupati Klaten, Sri Mulyani, yang datang pada acara itu menerima penghargaan sebagai pendukung pertemuan keluarga besar Jagoes.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : solopos.com
Libur Lebaran 2026, wisata Klaten dikunjungi 555 ribu orang, Prambanan hingga umbul jadi favorit wisatawan.
Polresta Sleman kembali membuka peluang restorative justice dalam kasus Shinta Komala terkait dugaan penggelapan iPhone 14.
Kasus kekerasan seksual santri di Lombok Tengah mengungkap penggunaan aplikasi khusus gay oleh tersangka berinisial YMA.
Transformasi ekonomi DIY dinilai tak bisa dipisahkan dari budaya lokal yang menjadi fondasi pengembangan ekonomi kreatif Yogyakarta.
Satpol PP Solo meminta pedagang olahan daging anjing beralih usaha sesuai Perda Tertib Pangan Kota Solo 2025.
Lima WNI dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 dilaporkan ditahan Israel di perairan Siprus.