Jangan Asal Beli Tiket Konser Online, Kenali Modus Penipuannya
Waspadai penipuan tiket konser online. Kenali modus tiket palsu, situs tiruan, pembayaran langsung, hingga cara melaporkan jika sudah tertipu.
Foto ilustrasi Youtube. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—YouTube Music resmi menghadirkan Now Playing queue, fitur baru yang memudahkan pengguna mendengarkan musik di banyak perangkat. Fitur ini memungkinkan lagu dan antrean musik yang sedang diputar otomatis tersambung antara ponsel, tablet, dan komputer.
Sederhananya, kalau kamu sedang mendengarkan lagu di HP lalu berhenti, kamu bisa langsung melanjutkan lagu yang sama di laptop atau tablet tanpa harus mencari ulang. Antrean lagu yang sudah disusun juga ikut terbawa.
Sebelumnya, pengguna harus menyusun ulang lagu setiap kali pindah perangkat. Dengan fitur baru ini, semua lagu yang sedang diputar akan tersimpan dan muncul otomatis di perangkat lain selama menggunakan akun YouTube Music yang sama.
Saat berpindah perangkat, YouTube Music juga memberi tanda asal pemutaran lagu, misalnya dari ponsel atau dari browser. Ini membantu pengguna tahu dari mana musik terakhir diputar.
9to5Google mengungkapkan, fitur ini bekerja otomatis dari sistem YouTube Music, jadi pengguna tidak perlu memperbarui aplikasi secara manual. Namun, karena dirilis bertahap, tidak semua akun langsung mendapatkannya dalam waktu bersamaan.
Kehadiran fitur ini membuat YouTube Music semakin mirip dengan Spotify, yang lebih dulu punya fitur serupa bernama Spotify Connect. Bedanya, YouTube Music punya keunggulan karena terhubung langsung dengan ekosistem YouTube, termasuk konten video musik yang sangat luas.
Bagi pengguna yang sering berganti perangkat—misalnya dari HP saat di luar rumah ke laptop di kantor—fitur ini sangat membantu karena pengalaman mendengarkan musik jadi lebih praktis dan tidak terputus.
Pengguna disarankan mengecek secara berkala karena fitur ini akan aktif otomatis dalam beberapa hari ke depan. Pembaruan ini menunjukkan YouTube Music terus berupaya membuat layanannya makin nyaman digunakan di berbagai perangkat pada awal 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Waspadai penipuan tiket konser online. Kenali modus tiket palsu, situs tiruan, pembayaran langsung, hingga cara melaporkan jika sudah tertipu.
Penempatan manajer KopDes Merah Putih mempertimbangkan kesiapan titik, kuota, kapasitas wilayah, domisili, dan kebutuhan nasional.
Pengusaha Indonesia memiliki waktu sekitar 3 bulan menyiapkan standar Eropa sebelum IEU-CEPA ditargetkan berlaku awal 2027.
1.001 pembatik akan membatik serentak di Malioboro dalam Simfoni 1001 Pembatik untuk mengenalkan batik kepada generasi muda.
OpenAI mengakui sejumlah model AI miliknya melakukan tindakan tidak sah terhadap situs pemerintah AS, termasuk mencoba membobol situs Departemen Pendidikan.
Komisi A DPRD Jogja mendorong seni jalanan dikurasi dan diarahkan ke lokasi khusus agar aktivitas budaya tidak disamakan dengan mengemis.