Rektor Unsoed dan Jejak Rp1,12 Miliar di PMB Jalur Mandiri
KPK mengungkap jejak Rp1,12 miliar dalam PMB jalur mandiri Unsoed dan dugaan akses approval calon mahasiswa oleh rektor.
Ilustrasi./JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA—Stroke terjadi ketika aliran darah ke bagian otak terganggu, sehingga dapat menyebabkan kerusakan otak.
Seperti dikutip dari timesofindia, stroke merupakan penyebab kematian nomor tiga dan penyebab kecacatan nomor enam di India. Kunci untuk meminimalkan kerusakan ini adalah tindakan cepat.
Beberapa stroke didahului oleh serangan iskemik transien (TIA), yang juga dikenal sebagai stroke ringan.
Ini merupakan peringatan besar, dan mendapatkan bantuan dengan cepat dapat menyelamatkan hidup Anda atau orang lain. Berikut enam tanda awal gejala stroke yang harus diwaspadai:
Hilangnya indra secara tiba-tiba
Stroke dapat diikuti dengan hilangnya penglihatan, pendengaran, sentuhan, dan indera lainnya secara tiba-tiba dan tidak dapat dijelaskan. Kerugian ini bisa terjadi secara tiba-tiba, bisa total atau sebagian.
Sensasi sentuhan Anda mungkin terasa samar atau hilang secara tidak normal, atau Anda mungkin kehilangan kemampuan melihat dengan satu mata.
Kebingungan atau kesulitan memahami pembicaraan
Kebingungan adalah salah satu indikasi khas stroke pada tahap awal. Anda mungkin merasa kesulitan untuk memahami apa yang orang katakan atau merangkai kata-kata.
Mungkin ada ucapan yang tidak jelas atau tidak dapat dipahami. Gejala-gejala ini mengkhawatirkan meskipun hilang dengan cepat, karena mungkin merupakan TIA, yang sering terjadi sebelum stroke parah.
Sakit kepala yang tidak diketahui sumbernya
Meskipun ada banyak penyebab sakit kepala, sakit kepala yang tiba-tiba dan parah tanpa diketahui penyebabnya bisa jadi merupakan tanda stroke.
Sakit kepala jenis ini dapat terjadi dengan cepat dan terasa tidak seperti sakit kepala lainnya yang pernah Anda alami. Jika Anda juga mengalami mual atau pusing, mungkin sudah jelas bahwa Anda perlu segera mendapatkan perawatan.
Perubahan kewaspadaan dan indra
Merasa mengantuk atau kesulitan untuk tetap terjaga mungkin merupakan tanda awal stroke, begitu pula perubahan kesadaran atau kewaspadaan yang cepat.
Perubahan pada indra Anda, seperti kesemutan atau mati rasa pada anggota tubuh, juga mungkin terjadi. Meskipun gejala-gejala ini awalnya tampak kecil, namun lama kelamaan bisa menjadi lebih buruk, jadi Anda tidak boleh mengabaikannya.
BACA JUGA: Aneka Resep Olahan Tahu untuk Teman Makan Nasi
Masalah penglihatan
Masalah penglihatan, seperti penglihatan ganda, penglihatan kabur, atau kehilangan penglihatan total pada satu atau kedua mata, adalah tanda awal stroke yang umum.
Seseorang mungkin merasa sulit untuk fokus atau memandang sesuatu seolah-olah hal itu kabur. Masalah penglihatan yang tiba-tiba dan parah ini biasanya menunjukkan adanya masalah pada suplai darah ke otak.
Hilangnya memori atau kebingungan
Masalah ingatan mungkin mengindikasikan stroke sejak dini, terutama jika terjadi bersamaan dengan gejala lain.
Anda mungkin mengalami amnesia sementara, sulit mengingat kata-kata dasar, atau bahkan tiba-tiba melupakan objek yang sudah dikenal. Penting untuk memperhatikan kesenjangan memori ini karena mungkin mewakili reaksi otak terhadap penurunan aliran darah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
KPK mengungkap jejak Rp1,12 miliar dalam PMB jalur mandiri Unsoed dan dugaan akses approval calon mahasiswa oleh rektor.
Jadwal bola malam ini 25-26 Agustus 2026 menghadirkan Liga Champions, Al-Ettifaq vs Al-Nassr, serta Valencia vs Real Betis.
Sri Lanka gratiskan ETA turis bagi warga 40 negara termasuk Indonesia mulai 25 Mei 2026. Meski gratis, wisatawan tetap wajib mengurus ETA sebelum berangkat
Operasi udara TNI AU mempercepat pemadaman karhutla di Kalsel. Helikopter Caracal, Bell, Mi-17, Super Puma, dan UH dikerahkan.
KRI Gajah Mada dijadwalkan tampil perdana pada HUT ke-81 TNI Oktober 2026 sebagai unsur sailing pass dan kapal VVIP.
BNPB mencatat korban gempa NTT bertambah menjadi 103 orang. Sebanyak 1.666 warga mengalami luka dan penanganan masih dilakukan.