Jejak Romusha Pekanbaru Dikenang, Keluarga Korban dari Belanda Datang
Keluarga korban romusha asal Belanda mengunjungi Monumen Kereta Api Pekanbaru untuk mengenang tragedi kerja paksa era Perang Dunia II.
Migrain/sakit kepala - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Migrain memiliki kaitan signifikan dengan kejadian stroke pada orang dewasa muda seperti halnya faktor risiko tradisional seperti hipertensi, kolesterol tinggi, diabetes, merokok, dan penyakit jantung. Hal ini ditunjukkan oleh hasil studi baru yang diterbitkan dalam jurnal Circulation: Cardiovascular Quality and Outcomes .
Stroke terjadi ketika pasokan darah ke bagian otak terhalang (stroke iskemik) atau ketika pembuluh darah di otak pecah (stroke hemoragik).
Dikutip dari Medical Daily pada Kamis (28/3/2024), guna memahami faktor risiko yang paling berkontribusi terhadap risiko stroke pada orang dewasa muda para peneliti melakukan studi berdasarkan data induk klaim asuransi kesehatan yang dilaporkan di Colorado, Amerika Serikat.
Para peneliti membandingkan data dari 2.600 lebih orang dewasa berusia 18 hingga 55 tahun yang mengalami stroke dengan lebih dari 7.800 orang yang tidak mengalaminya untuk menentukan faktor risiko mana yang paling sering menyebabkan stroke.
Hasil studi menunjukkan kaitan signifikan antara migrain, gangguan pembekuan darah, gagal ginjal, penyakit imun, dan keganasan dengan kejadian stroke pada individu berusia 18 sampai 44 tahun, pria maupun perempuan. Hubungan ini makin kuat pada orang dewasa berusia kurang dari 35 tahun.
Faktor risiko nontradisional menyumbang lebih dari 19% kejadian stroke pada pria dan hampir 28% pada perempuan dalam kelompok usia 45 sampai 55 tahun.
Di antara orang dewasa berusia di bawah 35 tahun, migrain adalah faktor risiko nontradisional paling penting, yang berkontribusi pada 20% kejadian stroke pada pria dan hampir 35% pada perempuan.
BACA JUGA: Simak Jadwal Pekan Suci 2024 Gereja Katolik di Jogja
Dampak faktor risiko stroke tradisional mencapai puncak di antara orang dewasa berusia 35 hingga 44 tahun, berkontribusi hampir 33% terhadap stroke pada pria dan sekitar 40% pada perempuan.
Tekanan darah tinggi muncul sebagai faktor risiko tradisional paling penting untuk stroke, menyumbang 28% terhadap stroke pada pria dan 27% pada perempuan.
"Temuan ini signifikan karena sebagian besar perhatian kita telah difokuskan pada faktor risiko tradisional. Kita tidak boleh mengabaikan faktor risiko stroke nontradisional dan hanya fokus pada faktor risiko tradisional, keduanya penting untuk perkembangan stroke pada orang muda," kata Dr. Michelle Leppert dari University of Colorado School of Medicine selaku penulis utama studi.
Faktanya, semakin muda usia mereka kena stroke, semakin besar kemungkinan stroke mereka disebabkan oleh faktor risiko nontradisional. Kita perlu lebih memahami mekanisme dasar dari faktor risiko nontradisional ini untuk mengembangkan intervensi yang ditargetkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Keluarga korban romusha asal Belanda mengunjungi Monumen Kereta Api Pekanbaru untuk mengenang tragedi kerja paksa era Perang Dunia II.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Sabtu 16 Mei 2026 lengkap dari pagi hingga malam. Cek jam keberangkatan favorit, tarif Rp8.000, dan rute lengkap Yogyakarta–Solo.
Jadwal terbaru Prameks Jogja–Kutoarjo 2026 lengkap. Simak jam keberangkatan, tips hindari kehabisan tiket, dan jam sibuk penumpang.
Jadwal DAMRI Jogja ke YIA 2026 lengkap dengan tarif Rp80.000. Transportasi praktis, nyaman, dan bebas ribet menuju bandara.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA 2026 dari Tugu Jogja ke bandara. Solusi cepat, bebas macet, dan tepat waktu untuk kejar pesawat.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.