BGN Tutup 833 Dapur MBG yang Langgar Standar Operasional
BGN menutup 833 dapur SPPG pelaksana Program MBG karena melanggar SOP, mulai dari kasus keracunan hingga IPAL yang tidak memenuhi syarat.
Para personel NCT 127 (Antara)
Harianjogja.com, JAKARTA—Para penggemar Korean Idol biasanya memiliki julukan khusus untuk selebritis kesukaan. Khusus untuk Jaehyun NCT 127, para fans memiliki panggilan kesayangan. Tak disangka sang idola pun menyukai julukan tersebut.
Salah satu anggota dari NCT 127 Jaehyun mengaku suka dengan panggilan sayang Jamal yang disematkan oleh NCTzen Indonesia, nama penggemar NCT, padanya dan memiliki kesan mendalam untuknya.
“NCTzen Jakarta (Indonesia) itu ada panggilan sayang untuk saya, yaitu Jamal. Saya suka itu dan ada tempat istimewa di hati saya,” kata Jaehyun saat ditemui dalam konferensi pers acara NCT127 "'Fact Check' Face To Face Album Sign Event" di kawasan Ancol, Jakarta Utara, Jumat (8/12/2023) sore.
Nama Jamal disematkan kepada Jaehyun oleh NCTzen karena maknanya yang baik, yaitu tampan, cemerlang, keindahan, dan gagah yang diambil dari bahasa Arab. Sejak 2021, penggemar mulai memanggil nama Jaehyun dengan panggilan sayang dan terpilihlah Jamal untuk merepresentasikannya.
Baca Juga:
30 Penonton Pingsan, Konser NCT 127 Hari Pertama Dihentikan
NCT 127 Segera Rilis Repackage dari album 2 Baddies
NCT 127 Gelar Konser Malam Ini, Apa Bedanya dengan NCT
Sesuai dengan namanya, Jaehyun dikenal sebagai salah satu anggota NCT 127 yang memiliki wajah rupawan, sehingga nama Jamal dinilai cocok untuknya. Jaehyun pun terlihat senang saat menjelaskan alasan mengapa NCTzen Indonesia memanggil namanya demikian.
Hari ini NCT 127 datang kembali ke Indonesia untuk menggelar acara NCT127 Fact Check’ Face To Face Album Sign Event. Ratusan NCTzen yang beruntung bertemu dengan delapan anggota NCT 127 (kecuali Taeil karena kondisi kesehatannya) untuk acara tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BGN menutup 833 dapur SPPG pelaksana Program MBG karena melanggar SOP, mulai dari kasus keracunan hingga IPAL yang tidak memenuhi syarat.
Tim Sparta Polresta Solo mengamankan empat pria dan menyita sejumlah miras usai menggerebek pesta minuman keras di kawasan Gilingan, Solo.
BPBD Sleman membuka peluang menaikkan status kekeringan menjadi Tanggap Darurat jika dampak meluas dan melebihi kapasitas penanganan daerah.
PSEL Bali resmi dibangun dengan target mengolah 1.500 ton sampah per hari, menghasilkan energi listrik dan membuka sekitar 1.200 lapangan kerja hijau.
Komisi III DPR meminta Polda Metro Jaya mengusut tuntas dan transparan kasus kematian Sutrimo yang masih didalami polisi.
Perry Warjiyo mengundurkan diri sebagai Gubernur Bank Indonesia karena alasan pribadi. Destry Damayanti ditunjuk sebagai Pejabat Gubernur Sementara.