Kebakaran Gunung Lawu Merembet ke Hutan Lindung Ngawi, 13 Hektare Terbakar
Kebakaran Gunung Lawu meluas ke hutan lindung Ngawi. Tiga titik api masih menyala dengan luas area terbakar sekitar 13 hektare.
Ilustrasi Cek Gula Darah/Reuters
Bisnis.com, JAKARTA–Serupa tapi tak sama. Meski memiliki gejala yang hampir sama tetapi hipoglikemia dan anemia adalah dua kondisi berbeda.
Gejala serupa tersebut seperti kelelahan, pusing, dan sakit kepala. Namun hipoglikemia mengacu pada suatu kondisi di mana kadar gula rendah, kondisi seperti ini sering terjadi pada penderita diabetes. Sementara itu, anemia terjadi ketika seseorang kekurangan sel darah merah yang cukup untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh.
Baca Juga:
Konsumsi Makanan Bergizi, Cegah Anemia di Usia Remaja
Tren Penyakit Diabetes Melitus di Jogja Meningkat Tiga Tahun Terakhir
Ini yang Harus Anda Ketahui tentang Hipoglikemia
Umumnya penyebab utama anemia adalah kurangnya zat besi. Meskipun tidak ada hubungan antara dua kondisi tersebut. Namun, hipoglikemia dan anemia bisa terjadi pada seseorang secara bersamaan.
Dilansir dari Sugarfit, Sabtu (18/11/2023) fakta menunjukkan anemia dapat mengakibatkan hipoglikemia. Pada 2010 sebuah penelitian menemukan hubungan di antara keduanya. Studi tersebut menunjukkan anemia menghasilkan pengukuran yang salah yang menunjukkan pasien memiliki kadar gula yang lebih tinggi.
Dilansir dari Medical News Today, simak kondisi yang dapat mengakibatkan hipoglikemia dan anemia:
Malnutrisi terjadi ketika seseorang tidak mendapatkan cukup nutrisi yang dibutuhkan dari makanan yang dikonsumsi. Hal ini dapat mengakibatkan gula darah rendah, kadar zat besi atau nutrisi yang rendah.
Salah satu penyebab utamanya adalah terlalu banyak mengambil insulin. Insulin itu sendiri merupakan hormon yang memungkinkan sel untuk mengambil glukosa dari darah. Namun, jika seseorang mengambil insulin terlalu banyak, akibatnya kadar gula darah turun terlalu rendah, sehingga mengakibatkan hipoglikemia.
Darah mengandung glukosa dan sel darah merah. Oleh karena itu ketika seseorang kehilangan darah, memungkinkan seseorang tersebut mengalami hipoglikemia dan anemia. Inilah sebabnya, sebelum mendonorkan darah, organisasi Kesehatan menyarankan untuk makan camilan dan memastikan pendonor memiliki zat besi yang cukup.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Kebakaran Gunung Lawu meluas ke hutan lindung Ngawi. Tiga titik api masih menyala dengan luas area terbakar sekitar 13 hektare.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 23 September 2026 lengkap dengan 15 perjalanan, waktu keberangkatan, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 23 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Dana pendidikan gratis Rp93,7 triliun masih berupa hitungan awal. Mendiktisaintek akan membahasnya bersama Kemenkeu dan Danantara.
Harga iPhone 2027 berpotensi naik akibat biaya memori meningkat. Apple disebut sudah menyepakati harga RAM dan NAND Samsung untuk awal 2027.
Sleman Creative Weeks 2026 menghadirkan empat agenda seni dan budaya mulai 27 September hingga Oktober, termasuk festival film dan layang-layang.