367.064 Penerima Bansos Jateng Terindikasi Judol
367.064 penerima bansos Jateng terindikasi judol. Sebanyak 12.226 warga menjalani proses sanggah dan data masih terus diperbarui.
Cardi B/Instagram: @iamcardiB
Harianjogja.com, SOLO—Sebuah video memperlihatkan aksi penyanyi Cardi B melempar mikrofon ke penonton konser viral di media sosial. Aksi yang dilakukan pelantun Ring itu bukan tanpa alasan. Simak ulasannya di kabar artis kali ini.
BACA JUGA: Diserang Cardi B, Nicki Minaj Tidak akan Lapor Polisi
Video itu berawal saat sang penyanyi tampil di sebuah konser di Drai’s Beachclub di Las Vegas pada Sabtu (29/7/2023). Pemenang Grammy itu terlihat asyik bernyanyi.
Dalam video insiden yang sekarang viral, Cardi B yang tampak terkejut ketika seorang penonton melemparkan minuman ke arahnya saat dia membawakan lagu hitnya Bodak Yellow, spontan melempar mikrofon di tangannya ke penonton tersebut.
Setelah kejadian tersebut, rapper me-retweet sudut video yang berbeda dari lemparan mikrofon, yang menunjukkan pandangan yang lebih jelas dari kipas yang mencoba mengosongkan cangkir mereka ke arah si penyanyi. Setelah insiden itu para pengawal sang rapper langsung turun tangan.
Dikutip dari People, Senin (31/7/2023), di Klub Pantai Drai pada malam sebelumnya, Cardi juga dilaporkan melemparkan mikrofonnya ke arah seorang DJ yang tampaknya memotong lagunya lebih awal selama pertunjukan lain, per TikTok. Seorang perwakilan untuk Cardi tidak segera menanggapi permintaan komentar People.
Cardi B bukan satu-satunya artis yang mendapatkan pelemparan dari penonton yang berujung dia balas melempar mikrofonnya. Awal bulan ini, Harry Styles berjongkok ke tanah saat dia turun dari panggung setelah seorang penggemar melempari matanya dengan benda terbang selama pertunjukan Love on Tour di Wina. Styles, 29, mengenakan pakaian berpayet hijau, dengan cepat meletakkan tangannya di atas wajahnya, berhenti ketika dia berjongkok ke tanah, dan kemudian melanjutkan menaiki tangga setelah dipukul.
Insiden di panggung itu mengikuti insiden yang melibatkan bintang-bintang seperti Bebe Rexha, Drake, Kelsea Ballerini, Steve Lacy, Kid Cudi, dan Pink — yang semuanya mengalami penonton konser yang melempar benda ke arah mereka di tengah pertunjukan.
Bebe Rexha, 33, dipukul di wajahnya saat tampil di New York City pada Juni, ketika seorang penonton melemparkan ponselnya ke arah sang bintang di tengah lagu. Akibatnya, pelantun I’m Good (Blue) terlempar ke tanah, dan telepon membelah alisnya dan membutuhkan jahitan.
Kantor Kejaksaan Distrik New York sejak itu memberi tahu People bahwa peserta ditangkap dan didakwa dengan dua tuduhan penyerangan tingkat tiga serta pelecehan tingkat dua yang diperparah, upaya penyerangan tingkat tiga dan pelecehan tingkat dua. Menurut pengaduan pidana, dia mengatakan kepada polisi bahwa dia “mencoba untuk melihat apakah saya bisa memukulnya dengan telepon di akhir acara karena itu akan lucu.”
Pengacaranya, Todd Spodek, mengatakan kepada People dalam sebuah pernyataan pada saat itu bahwa dia “berharap untuk berinteraksi dengan Ms. Rexha dengan cara tertentu saat telepon dikembalikan” dan bahwa “tidak pernah ada niatnya untuk melukai Ms. Rexha dalam bentuk apa pun. jalan.”
Ballerini, 29, sementara itu, baru-baru ini dipukul di wajahnya oleh sebuah benda selama pertunjukan di Boise, Idaho, sementara Pink juga bereaksi ketika seorang penggemar melemparkan tas berisi abu ibu mereka yang telah meninggal ke panggungnya.
Awal bulan ini, Adele bahkan menyempatkan waktu dari acara Weekends with Adele di The Colosseum di Las Vegas untuk mengatasi masalah keamanan terbaru di konser.
“Pernahkah Anda memperhatikan bagaimana orang-orang melupakan etiket pertunjukan saat ini? Orang-orang melempar sesuatu di atas panggung. Pernahkah Anda melihat itu?” pelantun Hello itu menurut video yang difilmkan penggemar, sebelum melanjutkan,”Saya berani menantang Anda – saya berani Anda melemparkan sesuatu ke arah saya. Saya akan- –akan membunuhmu.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
367.064 penerima bansos Jateng terindikasi judol. Sebanyak 12.226 warga menjalani proses sanggah dan data masih terus diperbarui.
DTSEN mencatat 4,33 juta KPM baru sejak diterapkan. Pemutakhiran data dilakukan agar bansos menjangkau warga yang memenuhi kriteria.
Tiga awak KM Balama GT 27 ditemukan selamat setelah hilang kontak tiga hari di perairan Banggai dan terdampar di Sulawesi Utara.
Suahasil Nazara menegaskan komitmen menjaga APBN agar mendorong pertumbuhan dan stabilitas ekonomi Indonesia hingga 2029.
Desa Wisata Sasak Ende menghadirkan kehidupan tradisional Sasak lewat rumah adat, Gendang Beleq, Peresean dan aktivitas warga.
Pengacara di Semarang diduga dikeroyok setelah melerai keributan di kafe. Tiga orang dilaporkan dan polisi memastikan kasus masih berjalan.