Impor LPG Tembus Rp130 T, Pemerintah Kembali Dorong Kompor Listrik
Bahlil Lahadalia menyiapkan program kompor listrik untuk rumah tangga daya rendah guna mengurangi impor LPG dan beban subsidi energi.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Pakar dermatologi yang berpraktik di Rumah Sakit Pusat Pertamina dr Danar Wicaksono menyarankan agar perawatan kulit dilakukan pada malam hari karena saat itu kulit lebih mudah dan efektif menyerap produk perawatan kulit. "Waktu malam tidak boleh enggak pakai skincare, karena permeabilitas [kulit] lebih tinggi," kata dia, Jumat (28/7/2023).
Dia mengatakan kulit pada malam hari memiliki derajat keasamaan atau pH yang lebih rendah ketimbang siang hari sehingga lebih efektif menyerap bahan-bahan aktif tertentu dari produk perawatan kulit.
"Ini berbeda dari siang hari dengan paparan segala macam seperti polusi, sinar UV, kulit menjadi lebih basah. Biasanya kalau lebih basah, bahan-bahan aktif yang memerlukan suasana asam itu biasanya lebih tidak efektif padas siang hari, tetapi lebih efektif pada malam hari," kata dermatologis lulusan UGM itu.
Hal ini, kata dia, berlaku untuk bahan aktif demi mencapai tujuan tertentu misalnya menyamarkan flek hitam dan salah satu kandungan yang terbukti efektif dalam menyamarkan flek hitam yakni vitamin C.
BACA JUGA: Sejumlah Penyebab Kulit Wajah Bisa Sensitif
Vitamin C memiliki properti antioksidan melawan stres oksidatif dan memiliki kemampuan untuk menghambat enzim tyrosinase yang berperan dalam proses pigmentasi yang bekerja dengan lebih optimal pada pH rendah.
Dia menekankan kembali bahwa produk mengandung vitamin C yang diberikan pada malam hari lebih efektif untuk melawan kulit kusam, warna tidak merata, serta flek hitam yang disebabkan oleh produksi melanin yang berlebihan.
Danar menyarankan orang-orang menggunakan produk perawatan kulit dengan vitamin C berbentuk asam askorbik karena lebih ampuh apabila berada pada suasana kulit yang asam yakni malam hari.
Namun, bukan berarti seseorang tak boleh memakai produk dengan kandungan vitamin C. Pada siang hari, Danar menyarankan penggunaan produk perawatan mengandung vitamin C dalam bentuk ascorbyl glucoside karena tidak memerlukan suasana yang tidak terlalu asam untuk memberikan dampak. "Memang tidak seampuh yang malam tetapi kita membutuhkannya [vitamin C pada siang hari] untuk melindungi kulit dari paparan sinar UV. Jadi, lebih ke bentuknya saja biar tidak terlalu iritatif tetapi kita dapat efek yang terbaik."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bahlil Lahadalia menyiapkan program kompor listrik untuk rumah tangga daya rendah guna mengurangi impor LPG dan beban subsidi energi.
Fenomena api Seyegan Sleman dipastikan bukan berasal dari gas alam. Polisi kini menyelidiki penyebab kemunculan api yang terjadi 126 kali.
Aris Suharyanta resmi memimpin Gerindra Bantul dan menargetkan tambahan dua kursi DPRD pada Pemilu 2029 melalui penguatan struktur partai.
AI mempermudah pengambilan keputusan, tetapi juga berisiko membuat manusia terlalu bergantung dan kehilangan daya kritis.
Jembatan Palu III ditutup sementara setelah gempa magnitudo 6,7 mengguncang Palu. Arus lalu lintas dialihkan sambil menunggu hasil pemeriksaan teknis.
Biopori Jumbo Kota Jogja kini mencapai 1.022 titik di 45 kelurahan untuk mengolah sampah organik dan mengurangi timbulan sampah dari sumbernya.