Ratusan Naskah Kuno Ditemukan di Rumah Kosong di Boyolali
Pemkab Boyolali menemukan ratusan naskah kuno koleksi Cipto Raharjo. Sebagian telah didigitalisasi untuk pelestarian.
Siswa Sekolah Dasar/Jibiphoto
Harianjogja.com, JAKARTA—Pada 17 Juli 2023 besok merupakan hari pertama anak masuk sekolah meski beberapa sekolah sudah memulai lebih dulu. Momentum ini menjadi hal yang menakutkan atau menyenangkan bagi orang tua maupun anak.
Untuk mendapatkan pengalaman dan pengetahuan baru di luar rumah, anak-anak membutuhkan pengetahuan umum tentang dunia di sekitar mereka yang bisa didapat di sekolah.
Banyak hal yang memengaruhi seberapa baik anak-anak belajar, berkembang, dan berprestasi di sekolah, seperti kesiapan akademik dan kesiapan sosial.
Sebelum anak-anak mulai bersekolah, mereka harus memiliki dasar tentang diri mereka sendiri, orang-orang, tempat dan benda-benda di sekitar mereka, serta bagaimana berinteraksi dengan dunia.
Ini adalah fondasi untuk membangun kemampuan membaca, matematika, dan keterampilan lain yang akan menentukan keberhasilan akademis mereka di tahun-tahun mendatang.
Baca juga: Seorang Mahasiswa Jogja Hilang Sejak 11 Juli, Sempat Memesan Nasi Lauk dan Buru-buru Pergi
Anak-anak mulai bersekolah dengan tingkat kematangan sosial dan emosional yang berbeda. Kualitas-kualitas ini membutuhkan waktu dan latihan untuk belajar.
Berikan anak Anda kesempatan di rumah untuk mulai mengembangkan kualitas-kualitas positif seperti kepercayaan diri dan kemandirian, rasa ingin tahu dan motivasi, serta kerja sama dan pengendalian diri.
Berapapun usia mereka, banyak anak yang merasa cemas untuk memulai sekolah atau kembali ke sekolah. Berikut ini beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mempersiapkan anak-anak memulai atau kembali ke sekolah, dikutip dari Bisnis.com-jaringan Harianjogja.com:
Jika memungkinkan, rencanakan untuk pergi ke sekolah baru anak Anda bersama-sama sebelum hari pertama. Bermainlah di taman bermain bersama dan jelajahi ruang kelas. Dengan cara ini, saat mereka mulai masuk di hari pertama, sekolah akan menjadi tempat yang familiar.
Beberapa minggu sebelum sekolah dimulai, biasakan anak Anda tidur lebih awal. Sekitar seminggu sebelum sekolah dimulai adalah waktu yang tepat untuk kembali ke waktu tidur yang lebih awal agar anak tidak lelah untuk bersekolah pada keesokan harinya.
Anak-anak yang berperan aktif dalam mempersiapkan diri untuk kembali ke sekolah seperti memilih dan mengatur perlengkapan sekolah dan pakaian baru mereka sendiri cenderung lebih bersemangat untuk kembali ke sekolah. Tugas-tugas harian yang sesuai dengan usianya juga akan membantu anak mendapatkan kemandirian dan kepercayaan diri.
Ransel yang terlalu berat atau dipakai dengan cara yang tidak benar dapat menyebabkan ketegangan otot, sakit kepala, dan nyeri leher. Cobalah untuk memilih tas ransel yang terbuat dari bahan yang kokoh dan ringan dengan tali yang lebar dan empuk yang dapat menopang bahu anak Anda. Perhatikan agar mereka tidak menggendongnya di satu bahu saja.
Beritahu anak Anda mengenai hal-hal seperti melihat ke dua arah sebelum menyeberang jalan dan berhati-hati dalam berbicara dengan orang asing.
Kembali ke sekolah adalah kesempatan yang tepat untuk menetapkan kembali batas waktu di depan layar. Anda bisa mengalihkan screentime anak untuk membaca buku atau melakukan persiapan lain sebelum sekolah dimulai.
Mengajak anak untuk bercerita tentang pengalaman sekolah di minggu pertamanya adalah hal yang baik. Tanyakan tentang perasaan mereka tentang pergi ke sekolah dan yakinkan mereka bahwa merasa senang, khawatir, atau emosi lainnya adalah hal yang normal.
Memulai sesuatu yang baru bisa terasa menakutkan, tetapi juga bisa sangat menyenangkan. Biarkan mereka mengekspresikan ketakutan mereka. Mungkin Anda dapat memberikan cerita tentang kegelisahan hari pertama sekolah Anda sendiri ketika Anda masih kecil.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Pemkab Boyolali menemukan ratusan naskah kuno koleksi Cipto Raharjo. Sebagian telah didigitalisasi untuk pelestarian.
Harga minyak Brent mendekati US$90 per barel saat peluang pembukaan Selat Hormuz makin diragukan akibat konflik Timur Tengah.
Sri Sultan Hamengku Buwono X mengingatkan pengembangan AI harus tetap menempatkan manusia sebagai pengendali dalam Center of Excellence AI di Jogja.
Makam mertua Djaduk Ferianto di Kuncen Lama dirusak. Pemkot Jogja menyoroti aturan biaya perawatan dan berencana menata pengelolaan makam.
SLB Tunas Bhakti di Pleret, Bantul, direvitalisasi Kemendikdasmen. DPRD Bantul mendorong pendidikan inklusif bagi anak berkebutuhan khusus.
KMP Putri Yasmin terbakar di Selat Lombok. Tim SAR mengevakuasi 173 orang, terdiri atas 172 korban selamat dan 1 meninggal dunia.