Ilmuwan Jepang Ciptakan Robot yang Bisa Tersenyum dengan Kulit Hidup di Wajahnya
Ilmuwan Jepang membuat wajah robot yang bisa tersenyum karena wajahnya menyalin struktur jaringan kulit manusia.
Ilustrasi pengemis jalanan/JIBI-Bisnis.com
Harianjogja.com, MUMBAI—Seorang pria India yang menghabiskan hari-harinya mengemis uang receh kepada orang-orang di jalanan Mumbai, India telah dijuluki sebagai 'pengemis terkaya di dunia' oleh sejumlah media India. Kekayaannya disebut-sebut mencapai $1 juta atau setara Rp14 miliar.
Sementara banyak orang India bekerja keras berjam-jam setiap harinya untuk beberapa ratus rupee, Bharat Jain, nama pria yang disebut sebagai 'pengemis terkaya di dunia', dilaporkan menghasilkan antara 2.000 hingga 2.500 Rupee setiap hari dengan meminta-minta. Jumlah itu setara dengan Rp360 ribu hingga Rp450 ribu sehari.
BACA JUGA: Persoalan Pengemis, Sosiolog UGM: Tak Lepas Dari Aspek Mentalitas
Melansir Oddity Central, bermodal bantuan dari orang-orang yang murah hati, Jain telah mengemis di kawasan Mumbai yang sibuk, seperti stasiun kereta Chhatrapati Shivaji Maharaj Terminus (CSMT) atau Azad Maidan selama bertahun-tahun hingga mengumpulkan cukup banyak uang.
Kekayaan bersihnya diperkirakan sekitar 75 juta Rupee atau setara Rp14 miliar. Asetnya termasuk flat 2 kamar tidur di Mumbai senilai 12 juta Rupee, dan dua toko di Thane yang disewakan seharga 30.000 Rupee per bulan.
Penghasilan bulanannya diperkirakan bervariasi antara 60.000 rupee (Rp11 juta) dan 75.000 rupee (Rp14 juta). Jumlah ini tentu tampaknya jauh lebih banyak daripada yang diperoleh sebagian besar pekerja India pada umumnya.
BACA JUGA: Fantastis, Pengemis di Malioboro Sepekan Bisa Dapat Rp27 Juta
Menurut Economic Times, Bharat Jain tidak mampu mengejar pendidikan formal apapun dan terpaksa mengemis untuk mencari nafkah. Anak-anaknya, di sisi lain, tidak mengikuti jejaknya. Mereka telah menyelesaikan pendidikan mereka di sekolah biara dan sudah bekerja.
Bisa dibilang, keadaan ekonominya sudah jauh lebih mapan dibandingkan saat muda dulu. Kini, keluarga Jain terus-menerus menasihatinya untuk berhenti mengemis karena mereka mampu hidup nyaman tanpa meminta-minta, tetapi rupanya dia terus turun ke jalan hampir setiap hari.
Bharat Jain telah menjadi berita utama di India sejak 2015 ketika reputasinya sebagai ‘pengemis kaya’ mulai tumbuh. Namanya sejak itu terus-menerus disebut-sebut oleh media setempat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Oddity Central
Ilmuwan Jepang membuat wajah robot yang bisa tersenyum karena wajahnya menyalin struktur jaringan kulit manusia.
KPK mengungkap kode "malaikat" dan grup band dalam dugaan pembagian uang hasil pemerasan pengurusan KITAP dan KITAS di Imigrasi.
Sekda DIY menyebut surplus APBD 2025 berasal dari efisiensi dan hasil lelang, bukan karena program tidak terlaksana.
Juara TKA Bantul Yusuf Elbaradei membuktikan prestasi bisa diraih lewat fokus belajar dan dukungan ayah tunggal yang setia mendampingi.
BMKG mengungkap penyebab banjir saat musim kemarau 2026, mulai gelombang Rossby Ekuator, MJO, El Nino hingga faktor lingkungan.
Menkeu Purbaya memastikan rupiah tembus Rp18.000 per dolar AS belum mengganggu pembayaran utang pemerintah. BI terus memperkuat intervensi.