Advertisement

Inilah 4 Bunga Langka dan Unik di Dunia, Ada yang Mampu Hidup Sampai 90 tahun

ST22
Kamis, 04 Mei 2023 - 15:57 WIB
Jumali
Inilah 4 Bunga Langka dan Unik di Dunia, Ada yang Mampu Hidup Sampai 90 tahun Rafflesia arnoldi - JIBI

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Perubahan iklim membuat banyak tumbuhan tidak dapat bertahan kian hari jumlahnya berkurang bahkan mengalami kelangkaan. Siklus pertumbuhan yang berbeda dengan kebanyakan tumbuhan membuatnya semakin sulit bereproduksi ditengah perubahan iklim ini.

BACA JUGA: Bunga Rafflesia Terbesar di Dunia Tumbuh di Indonesia

Advertisement

Meski demikian beberapa jenis bunga langka dan unik hanya dapat ditemukan di negara tertentu ini masih bertahan melawan perubahan iklim yang semakin mengancam kelangsungan hidup di bumi.

1. Rafflesia Arnoldii dan Bunga Bangkai

Rafflesia arnoldii dikenal juga dengan nama bunga bangkai merupakan salah satu bunga langka di dunia yang hanya bisa ditemukan di Indonesia dan Malaysia. Selain langka dan bentuknya yang unik, bunga ini juga termasuk sebagai bunga terbesar di dunia karena berat bisa mencapai 11 kilogram.

Meski disebut bunga bangkai, sebenarnya spesies Rafflesia Arnoldii dan bunga bangkai berbeda meski sama-sama langka dan mengeluarkan bau yang tidak sedap. Bedanya aroma tidak sedap bunga bangkai hanya tercium saat mekar saja. Bernama latin Amorphophallus titanum, bunga ini hanya akan mekar setiap tujuh hingga delapan tahun sekali dan berlangsung singkat sekitar satu atau dua hari saja.

Terdapat 170 spesies yang tersebar di seluruh wilayah tropis dan subtropis, terdapat 25 spesies di Indonesia dan 18 diantaranya bersifat endemik.

2. Silversword Flower

Bunga endemik yang hanya tumbuh di Taman Nasional lereng Gunung Haleakala memiliki bentuk menyerupai pedang silver. Tumbuh di iklim yang panas dan kering bunga ini tampak seperti rumput liar karena bentuk daun berwarna perak dan runcing serta panjang.

Dikenal pula dengan nama ahinahina (abu-abu dalam bahasa Hawaii) bunga ini dapat tumbuh hingga 90 tahun namun bunga hanya mekar sekali seumur hidupnya, memamerkan keindahan ratusan bunga ungu cerah, saat menjelang kematiannya.

Bunga yang mekar sekali seumur hidup itulah yang akan menyebar dan tumbuh menjadi bibir baru Silversword Flower di masa depan.

3. Welwitschia Mirabilis

Ditengah padang pasir yang kering, panas, dan gersang di Namibia tumbuh sebuah tumbuhan bernama Welwitschia Mirabilis. Mengandalkan akar tunggang yang dapat mencapai kedalaman 30 meter ini serta awan kabut khas gurun Namibia.

Membuat Welwitschia mampu bertahan hidup hingga sekarang bahkan diperkirakan tergolong spesimen tertua di dunia karena berusia lebih dari 2.000 tahun. Berdasarkan runut karbon dari berbagai sumber rata-rata umur hidupnya, diperkirakan mencapai 400-1.500 tahun.

Tumbuhan ini hanya memiliki dua daun, satu batang, dan sistem akar. Sepanjang pertumbuhannya daun akan terus memanjang, hingga terlihat seperti pita keriting dengan ujung yang menjuntai, pecah-pecah, lalu daun hijau berubah kecoklatan karena kering. Bentuknya semrawut ini membuatnya terlihat seperti gundukan sampah.

4. Ghost Orchid

Ghost orchid atau anggrek hantu ialah salah satu spesies bunga anggrek paling langka di dunia. Bentuk kelopaknya berbeda dimana bentuknya menyerupai katak, tidak heran jika bunga ini disebut pula sebagai anggrek katak putih.

Bunga berwarna putih ini hanya dapat ditemukan di Florida, Kuba, dan Bahama dengan status dilindungi. Epipogium aphyllum hidup di atas permukaan tanah atau di pohon jenis konifera. Tumbuhan ini tidak memiliki daun membuatnya sulit ditemukan ketika bunga sedang tidak mekar.

Langkanya bunga ini terjadi karena memiliki siklus yang sulit untuk bereproduksi peneliti menduga penyerbukan bunga hanya bisa dilakukan oleh Cocytius antaeus jenis ngengat Sphinx Raksasa dan tidak memiliki daun membuatnya tidak bisa berfotosintesis.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

alt

KKP Klaim Tren Impor Produk Perikanan Menurun hingga Juni 2024

News
| Rabu, 24 Juli 2024, 17:57 WIB

Advertisement

alt

7 Lokasi Geopark Jogja di Wilayah Sleman, Rasakan Keindahannya

Wisata
| Selasa, 23 Juli 2024, 08:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement