Peneliti Temukan Resep Membuat Es Krim Anti Meleleh
Peneliti membuat terobosan baru setelah menemukan cara untuk membuat es krim yang hampir tidak meleleh.
Ilustrasi gagak. / Unsplash
Harianjogja.com, TOKYO—Warga Jepang baru-baru ini digegerkan dengan praktik konsumsi daging gagak mentah. Menurut para ahli, praktik ini dapat menyebabkan masalah kesehatan serius, bahkan kematian.
Kontroversi itu muncul usai surat kabar Jepang, Tokyo Shimbun, merilis artikel tentang konsumsi ‘crow sashimi’ atau daging gagak mentah yang direndam dalam berbagai saus. Artikel itu memuat pengalaman sang wartawan saat makan daging gagak, baik dimasak maupun mentah, pada pertemuan pecinta daging gagak di Prefektur Ibaraki. Artikel itu juga menyebut bahwa sashimi gagak menyegarkan dan mudah dikunyah, jika dibandingkan dengan daging gagak panggang yang sangat keras dan kering.
Rupanya, artikel tersebut menyebabkan banyak kebingungan di jagat maya. Bahkan, Kementerian Kesehatan Jepang akhirnya memposting pesan di akun Twitter resminya yang memperingatkan orang-orang untuk tidak menikmati daging gagak mentah, karena dapat membahayakan nyawa mereka.
Dalam artikel tersebut dijelaskan bahwa dada gagak tampaknya yang terbaik untuk sashimi, dengan daging berwarna merah tua yang disajikan dengan kecap asin untuk menambah rasanya. Bahkan penulis menyatakan bahwa sashimi daging gagak berbeda dengan sashimi daging sapi dan ikan, namun tidak berbau sama sekali dan terasa 'menyegarkan'. Di sisi lain, daging paha gagak yang dipanggang dengan arang berotot dan karenanya sangat keras, mirip dengan dendeng.
Meskipun artikel tersebut menyebutkan bahwa Divisi Kesehatan Lingkungan Jepang menyarankan untuk tidak mengonsumsi daging gagak mentah, karena risiko keracunan makanan yang cukup besar, banyak yang menilai bahwa nada keseluruhan artikel tersebut positif. Sashimi gagak benar-benar menjadi topik populer online, hingga para ahli merasa bahwa mereka harus mengeluarkan peringatan tentang konsumsi daging gagak mentah.
Kementerian Kesehatan Jepang turun ke Twitter untuk memperingatkan orang-orang bahwa meskipun makan daging gagak tidak ilegal, mengkonsumsinya mentah melibatkan risiko infeksi virus hepatitis E, Escherichia coli enterohemorrhagic, serta berbagai parasit yang bisa berakibat fatal.
Divisi Kesehatan dan Sanitasi Prefektur Ibaraki juga menyarankan untuk tidak mengonsumsi daging gagak mentah, menambahkan bahwa pihaknya tidak akan mengajukan keluhan terhadap Tokyo Shimbun, tetapi meminta outlet berita lain untuk menghindari mempromosikan praktik tersebut.
Tidak jelas seberapa populer sashimi gagak mentah di Jepang saat ini, tetapi dilihat dari jumlah postingan Twitter yang menyebutkan hidangan yang tidak biasa ini, banyak yang penasaran untuk mencobanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Oddity Central
Peneliti membuat terobosan baru setelah menemukan cara untuk membuat es krim yang hampir tidak meleleh.
Casemiro dipastikan tampil saat Manchester United menghadapi Nottingham Forest dalam laga kandang terakhirnya di Old Trafford.
Kemenag menggelar sidang isbat penetapan awal Zulhijah 1447 H malam ini. Iduladha 2026 diperkirakan jatuh pada 27 Mei.
Waspada Wangiri Fraud, modus missed call internasional yang bisa menguras pulsa dan membuat tagihan telepon membengkak.
Jepang, Uzbekistan, China, dan Australia lolos ke semifinal Piala Asia U-17 2026 usai melewati laga dramatis di perempat final
PSIM Jogja menghadapi Madura United di Stadion Sultan Agung malam ini. Tim tamu datang dengan tekanan besar dari ancaman degradasi.