Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Kelas Menengah Terancam Tertekan
Kenaikan harga Pertamax menjadi Rp16.250 per liter dinilai berpotensi menekan daya beli kelas menengah dan memicu lonjakan konsumsi Pertalite.
Foto ilustrasi perempuan. /Adobe.
Harianjogja.com, JOGJA—Setiap tanggal 8 Maret ada peringatan International Women Day atau Hari Perempuan Internasional. Satu hari global yang merayakan pencapaian sejarah, sosial, budaya, ekonomi, dan politik bagi perempuan, sekaligus mendukung kesetaraan gender di seluruh dunia.
Hingga kini banyak tokoh perempuan yang berpengaruh dalam dunia internasional lewat berbagai bidang. Salah satu yang kita kenali ialah Menteri Keuangan Indonesia Sri Mulyani. Sosok perempuan Indoneselain lainnya ialah Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati.
BACA JUGA : Viral Perempuan Heran dengan Kebiasaan Orang Jogja .
Ada pula nama-nama yang tidak asing seperti Oprah Winfrey, Taylor Swift, Beyonce, bahkan Rihanna masuk dalam daftar The World's 100 Most Powerful Women oleh Forbes dan berikut lima perempuan paling berpengaruh di dunia melansir dari Forbes.
1. Ursula von der Leyen – Jerman (64)
Berkecimpung di dunia Politik, Ursula von der Leyen ialah perempuan pertama yang menjabat Presiden Komisi Eropa sekaligus Menteri Pertahanan Jerman. Pelopor bantuan Covid senilai 750 miliar euro pada tahun 2020 dan salah satu pendukung setia Ukraina yang di tengah invasi Rusia.
2. Christine Lagarde – Perancis (66)
Sejak 2011 hingga 2019 Lagarde menjabat sebagai Direktur Pelaksana dan Ketua Dana Moneter Internasional (IMF) yang memastikan stabilitas sistem moneter global. Kini ia beralih menjadi Presiden Bank Sentral Eropa sejak 2019 lalu. Christine Lagarde ialah perempuan pertama yang memegang jabatan tersebut.
3. Kamala Harris – Amerika Serikat (58)
Jika Britania Raya punya Rishi Sunak sebagai perdana menteri keturunan India pertama. Amerika Serikat (AS) punya Kamala Harris yang menjabat sebagai Wakil Presiden AS sejak 2021 lalu. Semula ia terpilih sebagai senat AS pada tahun 2016 dan pernah menjabat sebagai Jaksa Agung California pada tahun 2010.
4. Mary Teresa Barra – Amerika Serikat (60)
Masih dalam topik perempuan pertama yang menjabat posisi penting, kini ada Mary Bara pemangku kursi CEO General Motors Company yakni produsen otomotif besar di dunia sejak 2014. Lewat kepemimpinannya ia menciptakan perusahaan tanpa kesenjangan upah gender dan berupaya membangun kendaraan nol emisi dan minim kecelakaan.
5. Abigail Johnson – Amerika Serikat (60)
Menggantikan ayahnya Ned Johnson III yang meninggal dunia pada Maret 2014 lalu, Abigail menjabat sebagai CEO Fidelity Investments, salah satu perusahaan jasa keuangan multinasional terbesar di Amerika Serikat (AS). Ia memiliki sekitar 24,5% saham perusahaan, atau setara dengan $3,7 triliun dalam aset yang dikelola. Awal karirnya di Fidelity Abigail bekerja sebagai analis setelah menerima gelar M.B.A. nya dan perlahan naik hingga dipercaya menjadi CEO perusahaan keluarganya.
BACA JUGA : Tak Patut Ditiru! Pria Bantul Ini Malah Tega Hendak Perkosa
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kenaikan harga Pertamax menjadi Rp16.250 per liter dinilai berpotensi menekan daya beli kelas menengah dan memicu lonjakan konsumsi Pertalite.
Realisasi belanja APBD Sleman hingga Mei 2026 baru mencapai 31,22 persen. Fluktuasi harga BBM menjadi salah satu penyebab lambatnya pelaksanaan proyek fisik.
Penampilan Lisa BLACKPINK di pembukaan Piala Dunia 2026 mencetak sejarah. Namun, media sosial ramai membahas perubahan penampilannya.
Google merilis patch keamanan Android Juni 2026 yang menambal celah zero-day CVE-2025-48595. Pengguna diminta segera memperbarui perangkat.
Muhammad Kiandra Ramadhipa meraih kemenangan perdana di Moto3 Junior 2026 di Estoril dan naik ke posisi kedua klasemen sementara dengan 51 poin.
Momen doa bersama pemain Jerman dan Curacao usai laga Piala Dunia 2026 viral di media sosial. Felix Nmecha menjelaskan alasan di balik aksi tersebut.