Ilmuwan Jepang Ciptakan Robot yang Bisa Tersenyum dengan Kulit Hidup di Wajahnya
Ilmuwan Jepang membuat wajah robot yang bisa tersenyum karena wajahnya menyalin struktur jaringan kulit manusia.
Radar S-10000, penghapus tulisan terbesar di dunia. - Oddity Central
Harianjogja.com, TOKYO—Bagi anak sekolah, penghapus karet merupakan salah satu kelengkapan alat tulis yang sangat penting. Keberadaannya sangat diperlukan dan hampir selalu bisa ditemukan di setiap tempat pensil anak-anak. Namun, apa jadinya jika penghapus tulisan ini berukuran jumbo dan beratnya lebih dari 2 kilogram?
Perusahaan asal Jepang, Seed, meluncurkan Radar S-10000, sebuah penghapus tulisan jumbo karena berukuran 276 x 141 x 43 mm. Beratnya lebih dari 2,2 kilogram (5 pon) dan menjadikannya salah satu penghapus terbesar yang dirilis secara komersial.
Menurut Oddity Central, penghapus S-10000 itu sebenarnya sudah ada sejak lama, tetapi baru-baru ini menjadi viral di Jepang, setelah seseorang mengunggah fotonya di Twitter.
Seed memang perusahaan tertua dalam bisnis ini, ia sudah berdiri sejak 1915. Lini produknya yang paling populer, Radar, diluncurkan pada tahun 1968 dan dengan cepat menjadi favorit di pasar Jepang. Tekstur halus dan kinerja penghapusan sempurna membuat penghapus Radar sukses secara komersial, meskipun kisaran harganya tergolong premium hingga 50 yen atau setara Rp6.000 saat produk lain hanya berkisar 10 yen saja.
Unggul di produk alat tulis, perusahaan ini kemudian meluncurkan penghapus raksasa dengan seri radar S-10000. Beratnya 200 kali lebih berat dari penghapus Radar S-60 standar dengan bahan yang sama. Otomatis, harganya pun melonjak, mencapai 13.200 yen atau setara Rp1,5 juta!
Tentu banyak orang bertanya-tanya, untuk apa membuat penghapus sebesar itu. Lagipula, tidak ada orang yang benar-benar membutuhkan produk seperti itu. Rupanya, begini awal mulanya.
Menurut seorang sumber di departemen pengembangan produk Seed, semuanya dimulai sebagai ide untuk hadiah orisinal. Seed sudah memiliki dua model penghapus besar yaitu S-1000 (130 x 66 x 27 mm) dan S-JUMBO (160 x 75 x 27 mm), namun mereka tetap memutuskan untuk membuat sesuatu yang lebih besar.
Radar S-10000 keluaran pertama ditujukan sebagai hadiah untuk “Eraser Quick Eraser Contest”, kompetisi tahunan perusahaan yang diadakan di toko andalannya. Rupanya, hadiah tersebut diterima dengan sangat baik oleh para penggemar sehingga Seed memutuskan untuk mengubahnya menjadi produk yang tersedia secara komersial.
Meski demikian, membuat lempengan karet sebesar itu memiliki tantangannya sendiri. Pasalnya, proses memanaskan material dalam lapisan yang begitu tebal agak rumit, tetapi Seed berhasil mewujudkannya. Bahkan, perusahaan menjamin bahwa S-10000 sama efisiennya dengan produk Radar yang lebih kecil.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Oddity Central
Ilmuwan Jepang membuat wajah robot yang bisa tersenyum karena wajahnya menyalin struktur jaringan kulit manusia.
Kemendag minta UMKM laporkan pungli dan gangguan usaha. Pemerintah janji lindungi pelaku usaha kecil.
Manuel Neuer comeback ke Timnas Jerman untuk Piala Dunia 2026. Ini daftar skuad lengkap pilihan Nagelsmann.
Polda Jateng bongkar koperasi ilegal BLN. Dana Rp4,6 triliun, 41 ribu korban, dua tersangka ditetapkan.
JFF 2026 hadir di Jogja, padukan edukasi finansial, konser musik, dan lari amal untuk generasi muda.
Kasus TBC di Kulonprogo meningkat. Dinkes dan PDPI gelar cek kesehatan gratis untuk deteksi dini.