Sejarah Terboyo Terkuak dari Peta Kuno Semarang Tahun 1695
Peta kuno karya MD Roy tahun 1695 mengungkap nama Terboyo telah tercatat sebelum era Bupati Suryadi Menggolo V.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Infeksi ulang Covid-19 menimbulkan risiko kematian, rawat inap, dan masalah kesehatan yang serius lebih besar daripada infeksi pertama, menurut sebuah studi dari University School of Medicine di St. Louis.
“Infeksi ulang Covid-19 meningkatkan risiko hasil akut dan Covid-19 jangka panjang,” kata Dr. Ziyad Al-Aly kepada VOA dan disiarkan Medical Daily beberapa waktu lalu.
Dalam studinya, Al-Aly berupaya mencari tahu apakah infeksi ulang menambah risiko yang ditimbulkan setelah infeksi pertama. Dia dan tim menemukan berdasarkan jumlah infeksi, risiko kumulatif dan beban infeksi berulang meningkat, risiko kematian, rawat inap, dan masalah kesehatan serius lebih besar pada infeksi ulang.
Al-Aly mencatat risikonya terbukti pada orang yang tidak divaksinasi, di vaksinasi, dan mendapatkan booster atau penguat.
Untuk penelitian tersebut, Al-Aly dan rekannya memeriksa data dari Department of Veterans Affairs Amerika Serikat dari 1 Maret 2020 hingga 6 April 2022.
Baca juga: Tok! DPR Akhirnya Sahkan Omnibus Law Keuangan UU PPSK
Data dikumpulkan dari 443.588 pasien yang mengalami satu kali infeksi Covid-19 dan 40.947 pasien dengan dua atau lebih infeksi ulang.
“Bahkan jika seseorang memiliki infeksi sebelumnya dan telah divaksinasi, artinya mereka memiliki kekebalan ganda dari infeksi sebelumnya ditambah vaksin, mereka masih rentan terhadap hasil buruk setelah infeksi ulang,” ujar Al-Aly.
Temuan studi ini dipublikasikan dalam jurnal Nature Medicine. Tim mendesak komunitas medis untuk membuat strategi pencegahan infeksi ulang guna mengurangi keseluruhan beban kematian dan penyakit parah akibat virus.
Kemudian, menjelang musim liburan, saat banyak orang akan bepergian dan menghadiri pertemuan dalam ruangan, Al-Aly mengingatkan setiap orang agar mewaspadai dampak serius infeksi ulang untuk menghindari penularan berulang.
Tindakan pencegahan masih sama seperti saat pandemi dimulai. Al-Aly mengingatkan semua orang sebaiknya memakai masker saat bepergian dan tinggal di dalam rumah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Peta kuno karya MD Roy tahun 1695 mengungkap nama Terboyo telah tercatat sebelum era Bupati Suryadi Menggolo V.
Pemerintah menyiapkan tanda kehormatan HUT ke-81 RI. Sejumlah menteri masuk daftar calon penerima, termasuk individu berprestasi di bidang teknologi.
PLN UID Yogyakarta menargetkan penambahan 26 SPKLU di DIY hingga akhir 2026. Saat ini sudah ada 33 unit yang terbangun.
Kubu Febrie Adriansyah buka suara soal kematian Sutrimo. Keluarga menyebut almarhum telah lama mengidap diabetes.
Lakon Tatu membawa kisah cinta, kesetiaan, dan luka pasca-Perjanjian Giyanti hingga mengantar Sleman meraih Penyaji Terbaik I.
Sensus Ekonomi 2026 BPS DIY dapat membantu pelaku usaha membaca potensi ekonomi, peluang pasar, dan investasi di berbagai wilayah.