Advertisement

Hotman Paris Ngaku Pernah Dibayar Rp150 Miliar untuk Tangani Satu Kasus

Hesti Puji Lestari
Senin, 17 Oktober 2022 - 03:27 WIB
Budi Cahyana
Hotman Paris Ngaku Pernah Dibayar Rp150 Miliar untuk Tangani Satu Kasus Hotman Paris - JIBI/Bisnis.com

Advertisement

Harianjogja.com, SOLO—Pengacara kondang tanah air, Hotman Paris Hutapea, mengaku pernah dibayar US$12 juta atau setara Rp150 miliar kala menangai suatu kasus.

Hotman Paris membuat pengakuan itu dalam bincang-bincang yang dipandu Desta, Vincent, dan Enzy Storia. Hotman Paris mengatakan tarifnya untuk menangai kasus berbeda, tergantung situasi dan kondisi.

Advertisement

"Ya, kalau untuk kasus-kasus internasioal beda-beda, gak bisa disamakan," kata Hotman Paris.

Pria yang kerap dipanggil Bang Hotman itu kemudian mengatakan kasus terbesar yang pernah dia tangani bertarif Rp150 juta miliar.

Meski demikian, Hotman Paris tidak menjelaskan secara rinci kasus apa yang membuatnya bisa mengantongi bayaran hingga ratusan miliar rupiah tersebut.

"Tapi itu terbesar, banyak juga kasus yang (bayarannya) kecil. Itu setiap kasus kan ada negosiasi dulu."

Hotman Paris juga pernah ditawari menjadi pengacara Ferdy Sambo.

Akan tetapi tawaran itu ditolak karena keluarganya tidak setuju Hotman Paris menangani kasus tersebut. Padahal menurut Bang Hotman, itu adalah kasus impian setiap pengacara.

"Ya, padahal itu kan dream case, kasus impian pengacara-pengacara karena setiap hari bisa tampil di TV," tuturnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : JIBI/Bisnis.com

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

India Balik ke Rusia Demi Energi, Dampaknya ke Rakyat

India Balik ke Rusia Demi Energi, Dampaknya ke Rakyat

News
| Jum'at, 27 Maret 2026, 21:47 WIB

Advertisement

Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat

Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat

Wisata
| Kamis, 26 Maret 2026, 13:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement