Yusril Minta Publik Percaya Polri Usut Kasus Penyadapan Ilegal, Tersangka Pejabat Ting
Yusril meminta masyarakat percaya kepada Polri dalam mengusut dugaan penyadapan ilegal terhadap ponsel Presiden Prabowo.
The Rose./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Grup band asal Korea Selatan, The Rose, akan mampir ke Jakarta dalam gelaran tur konser "Heal Together World Tour". Namun sejauh ini belum ada detail waktu.
Hal ini mereka ungkapkan melalui laman Twitter resmi beberapa waktu lalu. Selain Jakarta, grup beranggotakan Kim Woo-sung, Park Do-joon, Lee Ha-joon, dan Lee Jae-hyeong itu juga akan tampil di Bangkok. Manila dan Seoul.
The Rose yang kini bermitra dengan Transparent Arts dan Wasserman Music itu akan memulai tur konser pada 11 Oktober mendatang dan sejumlah kota yang tercatat menjadi lokasi konser mereka antara lain Chicago, Illinois, Amerika Serikat.
Mereka nantinya melakukan perjalanan ke 15 kota berbeda di seluruh Amerika Utara sebelum menuju ke Chili, Peru, Argentina, dan Brasil pada akhir November hingga awal Desember 2022. Negara seperti Italia, Spanyol, Inggris dan Prancis juga masuk ke dalam daftar tur konser.
Pada 7 Oktober mendatang, The Rose dijadwalkan merilis album penuh pertama berjudul "HEAL", yang hadir setelah para personel menyelesaikan wajib militer selama dua tahun terakhir.
BACA JUGA: Sinopsis Dokumenter Into the Deep, Detik-detik Selebriti Denmark Bunuh Wartawan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Yusril meminta masyarakat percaya kepada Polri dalam mengusut dugaan penyadapan ilegal terhadap ponsel Presiden Prabowo.
Yusril menyatakan pemerintah akan mengevaluasi kewenangan penyadapan lembaga negara setelah Bareskrim menetapkan tiga tersangka kasus penyadapan ilegal.
Cek jadwal SIM Keliling dan layanan perpanjangan SIM Gunungkidul November 2026, termasuk lokasi, syarat dokumen, serta biaya SIM A dan C.
BPIP menegaskan Mahkamah Etik Nasional masih sebatas kajian. UII menjadi tuan rumah diskusi penyusunan naskah urgensi lembaga tersebut.
Bareskrim menyita 11 ponsel, satu iPad, dan empat flashdisk dalam penyidikan kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo.
Pakar pendidikan Ki Darmaningtyas menilai ketahanan keluarga dan edukasi berkelanjutan penting untuk mencegah radikalisme serta kekerasan remaja.