Xi Jinping Bertemu Modi, Tegaskan China-India adalah Mitra
Xi Jinping menyebut China dan India sebagai mitra yang saling menghadirkan peluang, bukan ancaman, saat bertemu Narendra Modi di KTT BRICS.
The Rose./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Grup band asal Korea Selatan, The Rose, akan mampir ke Jakarta dalam gelaran tur konser "Heal Together World Tour". Namun sejauh ini belum ada detail waktu.
Hal ini mereka ungkapkan melalui laman Twitter resmi beberapa waktu lalu. Selain Jakarta, grup beranggotakan Kim Woo-sung, Park Do-joon, Lee Ha-joon, dan Lee Jae-hyeong itu juga akan tampil di Bangkok. Manila dan Seoul.
The Rose yang kini bermitra dengan Transparent Arts dan Wasserman Music itu akan memulai tur konser pada 11 Oktober mendatang dan sejumlah kota yang tercatat menjadi lokasi konser mereka antara lain Chicago, Illinois, Amerika Serikat.
Mereka nantinya melakukan perjalanan ke 15 kota berbeda di seluruh Amerika Utara sebelum menuju ke Chili, Peru, Argentina, dan Brasil pada akhir November hingga awal Desember 2022. Negara seperti Italia, Spanyol, Inggris dan Prancis juga masuk ke dalam daftar tur konser.
Pada 7 Oktober mendatang, The Rose dijadwalkan merilis album penuh pertama berjudul "HEAL", yang hadir setelah para personel menyelesaikan wajib militer selama dua tahun terakhir.
BACA JUGA: Sinopsis Dokumenter Into the Deep, Detik-detik Selebriti Denmark Bunuh Wartawan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Xi Jinping menyebut China dan India sebagai mitra yang saling menghadirkan peluang, bukan ancaman, saat bertemu Narendra Modi di KTT BRICS.
Jusuf Kalla menyoroti banyaknya sarjana menganggur. Setiap tahun 1 juta sarjana keluar, sementara lapangan kerja dinilai terbatas.
Empat wisatawan terseret ombak Pantai Jungwok Gunungkidul saat hendak berfoto. Seorang wisatawan asal Solo meninggal dunia.
Kemenhub mendirikan posko darurat di Pelabuhan Trisakti untuk menangani insiden Kapal Virgo Transport 8 yang hilang kontak di Masalembo.
DPRD DIY mendorong penanganan kekeringan melibatkan seluruh OPD, tidak hanya BPBD, dengan dukungan koordinasi dan anggaran memadai.
Debit Sungai Tinalah Kulonprogo surut saat kemarau. Kondisi ini membuat wisata keceh diminati, tetapi wisatawan diminta tetap waspada.