Advertisement

Setelah Kontroversi Wajib Militer, Saham Agensi Boyband BTS Terjun Bebas

Farid Firdaus
Rabu, 28 September 2022 - 15:57 WIB
Budi Cahyana
Setelah Kontroversi Wajib Militer, Saham Agensi Boyband BTS Terjun Bebas Penampilan Boyband BTS di panggung Grammy Awards 2022 - Billboard

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Saham Hybe Co., agensi yang menaungi boyband K-pop BTS terjun bebas ke bawah harga penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham untuk pertama kali. Pelemahan ini memperpanjang penurunan kapitalisasi pasar Hybe Co. yang lenyap sekitar US$10 miliar atau setara Rp152,47 triliun dari posisi puncaknya.

Menurut laporan Bloomberg, Rabu (28/9/2022), saham Hybe Co. turun 7,9% sehingga diperdagangkan serendah 129.000 won pada Rabu di Bursa Efek Korea Selatan. Posisi ini di bawah harga debutnya yang sebesar 135.000 won.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

Saham Hybe Co. telah merana sejak terjun bebas pada Juni 2022 ketika BTS membuat pengumuman mengejutkan untuk beralih ke proyek solo, ditambah lagi dengan tenggat waktu para anggota BTS untuk memenuhi kewajiban militer.

Wajib militer menjadi keharusan bagi semua pria Korea Selatan di atas usia tertentu. Kewajiban ini muncul di tengah tensi politik nasional yang panas setelah pemerintah setempat melontarkan gagasan jajak pendapat akhir Agustus.

Saat proposal usulan itu dibatalkan dalam beberapa hari setelah reaksi publik, spekulasi yang tersisa adalah BTS mungkin diizinkan untuk tetap tampil sebagai boyband, tetapi harga saham Hybe Co justru bergerak liar.

Dalam sembilan tahun sejak debut mereka, BTS telah memecahkan rekor hits dan penayangan video, termasuk akumulasi tercepat dari lagu No.1 di tangga lagu Billboard Hot 100, sejak Michael Jackson. Saham perusahaan memuncak pada November 2021 ketika Hybe mengumumkan investasi di bursa kripto terbesar di Korea.

BACA JUGA: Netflix Bocorkan 120 Konten Baru yang Akan Dirilis

Kendati demikian, sekalipun basis penggemar global BTS tetap utuh, harga saham mengalami tren penurunan tahun ini karena investor khawatir atas ketergantungan Hybe yang berlebihan pada BTS dan apa yang akan terjadi jika anggota BTS harus menjalani wajib militer yang berlangsung setidaknya satu tahun setengah.

Sebagai konteks, saking besarnya pengaruh BTS sebagai boy band, seorang menteri pemerintah sempat khawatir bahwa pengaruh itu akan menyebabkan kehilangan budaya bagi umat manusia jika BTS harus menangguhkan pekerjaannya untuk wajib militer. Anggota band tertua yakni Jin yang berusia 29, perlu mendaftar untuk dinas militer sebelum akhir tahun ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : JIBI/Bisnis.com

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Resmi Jadi Wali Kota Semarang, Ini Profil Hevearita Gunaryanti Rahayu

News
| Senin, 30 Januari 2023, 12:37 WIB

Advertisement

alt

4 Rekomendasi Bakso di Jogja, Cocok Buat Makan Siang

Wisata
| Senin, 30 Januari 2023, 11:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement