Juara Piala Dunia Ternyata Tak Bisa Membawa Pulang Trofi Asli
Juara Piala Dunia ternyata tidak bisa membawa pulang trofi asli. FIFA hanya memberikan replika resmi, sementara trofi asli tetap disimpan di Swiss.
Karyawan The Atrium Hotel and Resort membersihkan dinding Masjid Gunung Emas di Panggang Argomulyo Sedayu, Sabtu (4/5)./ Ist./ The Atrium Hotel and Resort
Harianjogja.com, JOGJA — Mengecat dinding memang butuh kecermatan dan ketelitian. Sebab, kesalahan kecil saja akan membuat hasil tidak maksimal. Berikut kesalahan kecil yang biasanya kita lakukan saat mengecat dinding :
Ada banyak jenis kuas yang bisa Anda pilih untuk mengecat. Namun, pastikan jika bentuk, ukuran, hingga bahan yang digunakan sesuai dengan yang Anda butuhkan.
Saat berencana mengganti warna cat dinding dari terang menjadi gelap, sebaiknya menggunakan primer terlebih dahulu. Tujuannya untuk mencegah warna lama keluar sehingga hasil cat menjadi lebih bagus.
Membersihkan permukaan dinding sebelum mengecat adalah hal yang wajib dilakukan. Hal tersebut tentu akan mempengaruhi hasil akhirnya.
Sebelum mengecat, sebaiknya gunakan masking tape jika berbatasan langsung dengan lis, pintu, atau jendela agar tak menodai bagian tersebut.
Saat mengecat, pastikan bahwa kuas yang digunakan tidak dicelupkan seluruhanya ke dalam cat. Celupkan hanya bagian ujungnya saja untuk memudahkan proses membersihkan kuas nantinya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Juara Piala Dunia ternyata tidak bisa membawa pulang trofi asli. FIFA hanya memberikan replika resmi, sementara trofi asli tetap disimpan di Swiss.
Harga minyak dunia turun lebih dari 6% dalam sepekan setelah muncul sinyal kesepakatan damai AS-Iran dan meredanya ketegangan di Selat Hormuz.
Akademisi UNY menyoroti ironi DIY sebagai Kota Pelajar. Sebanyak 13.669 anak usia sekolah tercatat tidak bersekolah di DIY.
Bulaksumur Run 2026 di UGM siap digelar dengan kategori 5K dan 10K. Start-finish di GSP, melibatkan alumni, masyarakat, dan UMKM.
Menpar Widiyanti mendorong pariwisata berkelanjutan dan tangguh dalam Sidang UN Tourism Executive Council di Spanyol.
BPS DIY mengerahkan 4.000 petugas untuk Sensus Ekonomi 2026. Pendataan usaha nonpertanian dilakukan door to door hingga tingkat desa.