Karyawan Merasa Lebih Produktif dengan AI, tetapi Masih Bingung soal Tujuannya
Survei Culture Amp menunjukkan 85% karyawan didorong memakai AI di tempat kerja. Namun, sebagian masih membutuhkan penjelasan tentang tujuan dan dampaknya.
Ilustrasi. /Everypixel
Harianjogja.com, JOGJA - Saat kita gemas terhadap bayi, maka tangan kita akan mencoba mencubit pipi bayi. Padahal, tindakan ini sangat berbahaya bagi kesehatan bayi. Sebab, semakin banyak yang mencubit pipi bayi maka risiko anak terinfeksi bakteri dan virus penyebab penyakit dari tangan yang kotor akan makin tinggi. Alhasil, sejumlah penyakit akan menulari bayi :
Pilek adalah infeksi virus yang menyerang hidung dan tenggorokan. Gejalanya yang paling umum adalah hidung tersumbat dan berair. Bayi dapat terinfeksi pilek salah satunya dari sentuhan orang yang membawa virus penyebab, baik dengan disentuh, dipeluk, diusap atau dicubit pipinya.Umumnya bayi mengalami pilek 6 hingga 8 kali pada tahun pertama kehidupannya.
Dermatitis atopik atau yang sering juga disebut sebagai eksim atopik adalah kondisi kulit yang umum terjadi pada anak dan bayi. Gejalanya berupa kulit yang terlihat kering, kemerahan dan gatal. Sekilas kondisi ini terlihat seperti alergi, tetapi sebenarnya bukan disebabkan oleh alergi.
Bayi sangat rentan tertular Covid-19 melalui cubitan pipi dan sentuhan orang lain. Terkadang virus menyebabkan gejala ringan atau tanpa gejala pada anak-anak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Survei Culture Amp menunjukkan 85% karyawan didorong memakai AI di tempat kerja. Namun, sebagian masih membutuhkan penjelasan tentang tujuan dan dampaknya.
Simak cara download dan instal Spotify di PC mulai dari mengunduh aplikasi, menjalankan installer, login, hingga menggunakan Spotify Web Player.
Jika juara FIFA ASEAN Cup 2026 dan mendapat tambahan sekitar 16,80 poin, ranking FIFA Indonesia berpotensi naik dari posisi 118 menuju kisaran 115.
Kotabaru Heritage Film Festival 2026 resmi ditutup setelah mengumumkan para pemenang tiga kompetisi utama dalam penyelenggaraan tahun keempat.
Disdikpora Kulonprogo mengubah pola pencegahan kekerasan di sekolah dengan memperkuat Budaya Sekolah Aman dan Nyaman.
Lebih dari 44 ribu anak keluarga miskin kembali sekolah gratis melalui Sekolah Rakyat yang kini menjangkau 182 sekolah.