Peta Persaingan Ketum PBNU 2026-2031: Ada Gus Yahya hingga Gus Rozin
Lima tokoh disebut masuk bursa Ketum PBNU 2026-2031. Simak profil, pengalaman, dan gagasan para kandidat dalam Muktamar ke-35 NU.
Ilustrasi praktik pornorafi
Harianjogja.com, JAKARTA-Banyak orang tidak pernah mempertimbangkan atau berpikir bahwa menonton film porno akan berdampak buruk pada kehidupan mereka. Survei menunjukkan bahwa lebih banyak pria daripada perempuan yang menonton film porno.
Dengan tren yang meningkat ini, juga tidak dapat dihindari bahwa ini akan memiliki konsekuensi negatif di antara pasangan heteroseksual. Dilansir dari Healthshots, berikut ini beberapa konsekuensi yang jelas dari menonton film porno adalah:
- Kecanduan, isolasi, peningkatan agresi, keyakinan yang menyimpang
- Persepsi tentang hubungan dan seksualitas, perasaan negatif tentang diri mereka sendiri
- Mengabaikan area lain dalam kehidupan mereka
Menonton pornografi secara teratur juga menciptakan kekosongan di antara pasangan. Kekosongan ini bisa diisi dengan rasa tidak aman, yang kemudian mendorong perasaan tidak mampu dalam suatu hubungan, dan perasaan tidak cukup.
Baca juga: Setop Galau, Coba Tips Move On dari Mantan
Selain itu, menonton pornografi juga membuat kesulitan untuk terangsang secara seksual tanpa pornografi. Kehilangan minat dan terlibat dalam lebih sedikit pengalaman seksual dengan pasangannya.
Perempuan yang menggunakan pornografi untuk memuaskan kebutuhan seksual mereka mungkin tidak menemukan pasangan mereka cukup. Lebih lanjut, dalam beberapa kasus, pasangan mereka mungkin melihat penggunaan pornografi sebagai perselingkuhan dan pengkhianatan terhadap hubungan yang dapat membatalkan seluruh hubungan.
Konten pornografi di internet adalah luas dan karena pembuatannya yang tidak disensor, ada juga sejumlah besar konten pornografi yang tidak pantas yang dapat diakses dengan mudah oleh hampir semua orang.
Konten yang tidak pantas ini jika diharapkan dari orang penting Anda juga dapat menyinggung perasaan mereka dan membuat mereka merasa menjengkelkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Lima tokoh disebut masuk bursa Ketum PBNU 2026-2031. Simak profil, pengalaman, dan gagasan para kandidat dalam Muktamar ke-35 NU.
Sebanyak 4.136 judul puisi dari 1.687 pengirim meramaikan Sayembara Puisi Festival Sastra Yogyakarta 2026 di Kota Jogja.
Awan panas guguran Merapi sejauh 2.000 meter memicu vegetasi terbakar. TNGM memastikan api tidak berkembang dan telah padam.
Guru PJOK asal Bojonegoro Ahmad Zaki lari sekitar lima jam demi menghadiri Muktamar Ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas.
Babad Siti Kemantren #4 digelar di 14 kemantren Kota Jogja untuk menggali potensi budaya, ekonomi kreatif, pariwisata, dan produk lokal.
Malaysia mengirim Tim SMART ke Nepal untuk membantu pencarian korban banjir bandang dan menyiapkan bantuan senilai 1 juta dolar AS.