Kasus Ebola di Kongo Capai 5.514, Kematian 2.642 Orang
Kasus Ebola di RD Kongo mencapai 5.514 dengan 2.642 kematian. Sebanyak 10 negara memperketat pemeriksaan di perbatasan.
Iis Dahlia. /Ist- Instagram
Harianjogja.com, JAKARTA-Putra Iis Dahlia, Devano Danendra pernah meminta sang ibu berhenti melakukan kegiatan syuting di televisi. Tangis pedangdut itu pun pecah.
"Dia datang ke kamar dan bilang \'ma, boleh nggak aku minta mama nggak syuting di tv?\' itu gue sedih banget," kata Iis Dahlia di kanal YouTube Langit Entertainment, Rabu (3/11/2021).
Iis Dahlia bertanya, apa yang membuat Devano Danendra meminta hal tersebut. Rupanya karena sang ibu kerap menjadi sasaran cibiran warganet, tak terkecuali terjadi pada dirinya dan sang kakak, Salshadilla Juwita.
"Karena mama kita kayak apa-apa diserang sama mereka," ucap Devano Danendra.
Sambil memeluk anaknya, Iis Dahlia memberikan penjelasan. Ia tidak mungkin berhenti sekarang.
Baca juga: Resmi Jadi Tersangka, Rachel Vennya Terancam Satu Tahun Penjara
Sebab ini menjadi kesempatan Iis Dahlia mempersiapkan masa tuanya. Selain itu, penyanyi yang sudah berusia 50 tahun tersebut masih memiliki cicilan yang harus dilunasi.
"Gue jelasin, mama sama papa itu punya rencana dalam hidup. kami masih punya banyak kemauan, gimana menata pada saat pensiun," kata Iis Dahlia.
Selain persiapan masa tua, Iis Dahlia menerangkan kebutuhan anak-anaknya terpenuhi pun karena ia bekerja.
"Ade kan nggak tau, mau beli ini ada, pengin itu ada. tapi ade nggak tahu untuk [mendapatkannya] itu mama harus kerja," ucap Iis Dahlia.
"Kalau papa saja yang bekerja, kita nggak seperti sekarang," imbuhnya.
Iis Dahlia tak bisa memungkiri perkataan sang putra membuatnya bersedih. Apalagi yang dilakukannya juga untuk membahagiakan keluarga.
"Gue bilang, ade nggak boleh kayak gitu ya. Gue sebagai orangtua sebenarnya sedih. Maksudnya, mamanya itu capek lho," kata Iis yang kembali menangis.
Pada akhirnya Devano Danendra memahami posisi sang Iis Dahlia. "Dia nangis dan akhirnya ngerti, minta maaf," pungkas Iis Dahlia
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Kasus Ebola di RD Kongo mencapai 5.514 dengan 2.642 kematian. Sebanyak 10 negara memperketat pemeriksaan di perbatasan.
Sebanyak 13.328 wisatawan mengunjungi Pantai Parangtritis selama tiga hari libur Maulid. Retribusi wisata mencapai Rp193,256 juta.
Presiden Prabowo menyiapkan 1.000 perwira TNI-Polri ke daerah untuk memperkuat edukasi dan pencegahan karhutla.
Garebeg Mulud Be 1960/2026 di Kraton Jogja digelar sederhana tanpa gunungan dan iring-iringan prajurit. Tradisi tetap dipertahankan.
BPBD mencatat 336 karhutla membakar 428,46 hektare lahan di Palangka Raya pada 1 Juni-24 Agustus 2026.
Job fair khusus disabilitas digelar di BLK Wates, Kulonprogo, 27 Agustus 2026. Sebanyak 10 perusahaan membuka 161 posisi pekerjaan.