BMKG: Fenomena Haze Selimuti Lombok, Jarak Pandang Turun hingga 1 Km
BMKG melaporkan fenomena haze menyelimuti Pulau Lombok. Jarak pandang sempat turun hingga 1 kilometer, sementara empat daerah di NTB berstatus waspada kekeringa
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA - Setiap anak memiliki sifat masing-masing. Orang tua pun harus menghadapi sifat anak mereka tersebut, termasuk jika anak yang beranjak remaja menjadi keras kepala.
Orangtua mesti memahami bahwa tidak mudah memiliki anak keras kepala, tapi tak ada salahnya untuk menghadapi mereka secara efektif.
Berikut ini lima cara ini yang bisa Anda lakukan saat menghadapi anak remaja keras kepala, seperti yang dilansir dari Mom Junction.
1. Pahami
Cara pertama adalah pahami perilakunya. Bukan membiarkan sifat-sifatnya yang wajar, akan tetapi biarkan anak Anda melihat bahwa Anda menghormatinya secara individu. Tidak ada satu cara yang bisa menangani situasi mdengan baik selain memahami kemauannya.
2. Kenali apa yang disukainya
Sebagai orangtua kadang Anda sulit untuk mengatasi anak remaja yang keras kepala. Tapi yang bisa Anda lakukan adalah menanyakan apa yang disukainya. Untuk benar-benar memahami anak, berikan pandangan tentang kehidupan nyata yang sebenarnya. Hal ini dilakukan agar anak tidak mudah terjerumus ke hal yang negatif.
3. Ketahui apa yang dibutuhkan anak
Meski Anda sering bertengkar dengan anak, tetapi Anda bisa menciptakan suasana tenang. Memang tidak mudah, akan tetapi coba ketahui apa yang dibutuhkan anak, salah satunya jangan menegur dan mencoba memilih pakaian yang baik menurut mereka. Bisa saja versi terbaik mereka berbeda dengan Anda.
4. Hadapi argumen mereka dan berikan pilihan
Cara paling ampuh untuk menghadapi anak remaja keras kepala adalah dengan menghadapi argumennya. Pastikan argumen Anda tidak menyakiti mereka. Berikan argumen dengan pikiran terbuka. Jika sudah, coba berikan pilihan yang baik menurut mereka. Imbangi juga dengan pesan-pesan yang memotivasi mentalnya.
5. Dorong untuk berperilaku baik
Anak remaja yang keras kepala kadang susah untuk berperilaku baik. Maka dari itu, Anda sebagai orangtua perlu dorong mereka untuk berperilaku baik. Hal ini dilakukan agar anak Anda bisa hidup dengan positif. Dengan perilaku yang baik, ini bisa mendorong mereka untuk menjadi lebih baik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
BMKG melaporkan fenomena haze menyelimuti Pulau Lombok. Jarak pandang sempat turun hingga 1 kilometer, sementara empat daerah di NTB berstatus waspada kekeringa
Gemini AI tidak selalu bisa mentranskrip rekaman suara secara langsung. Ketahui penyebabnya dan beberapa solusi praktis yang dapat dicoba
Indonesia dan India akan memperingati 100 tahun diplomasi pendidikan yang terinspirasi dari Ki Hajar Dewantara dan Rabindranath Tagore.
Faik Fahmi resmi diangkat sebagai Direktur Utama Pelita Air menggantikan Dendy Kurniawan. Simak susunan direksi terbaru maskapai tersebut.
Polres Gunungkidul masih menyelidiki dugaan penipuan proyek KDMP. Dua terduga mangkir dari panggilan, sementara tujuh orang dipastikan korban.
PMI asal Sleman, Ponirah, dipulangkan dari Malaysia akibat stroke. Berikut kronologi perjalanan hingga tiba di rumah.