KPK Usut Proyek SMS Banking, Kerugian Rp2 Triliun
KPK menyidik dugaan korupsi notifikasi SMS dan WhatsApp di BRI dan Telkom, kerugian negara hampir Rp2 triliun.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA - Olahraga rutin baik untuk kesehatan dan kebugaran. Namun akan mendatangkan dampak buruk jika dilakukan secara berlebihan.
dr. Grace Joselini Corlesa, MMRS., Sp.KO, spesialis kedokteran olahraga dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia mengatakan olahraga harus dilakukan dengan dosis yang tepat dan setiap orang memiliki kebutuhan yang berbeda-beda untuk intensitasnya.
"Setiap orang itu berbeda kalau berlebihan enggak baik atau over training. Kita kalau olahraga juga enggak bisa mengikuti kecepatan orang lain, makanya kalau saya meresepkan olahraga targetnya bukan berapa kilo tapi targetnya adalah hitungan nadi dan waktu," kata dr. Grace dalam forum "Bergerak Aktif dan Optimal".
Olahraga secara berlebihan bisa memberi dampak yang buruk pada kesehatan. Beberapa ciri dari olahraga yang berlebihan di antaranya jantung berdetak kencang meski tidak berolahraga, sering lelah, sulit berkonsentrasi, suasana hati mudah berubah dan sering cedera.
dr. Grace juga menyebutkan beberapa ciri lain dari seseorang yang berlebihan olahraga adalah gangguan menstruasi, sering tidak enak badan, berat badan turun drastis, depresi dan daya tahan tubuh yang melemah.
"Badan terasa nyeri, dehidrasi, radang tendon, gangguan tidur, nafsu makan berkurang, sering flu dan gangguan jantung atau aritmia," ujar dr. Grace.
Jika mulai mengalami gejala-gejala akibat olahraga berlebihan, dr. Grace menyarankan untuk segera mengurangi frekuensi berolahraga. Selain itu, cukupi juga konsumsi makanan sehat dan air minum.
"Berhenti dulu olahraganya, dijeda dulu, konsultasi, bukan berhenti total tapi dikurangi atau diganti jenis olahraganya. Terus frekuensinya dikurangi, cukupi waktu istirahat, istirahat juga bagian dari olahraga dan yang paling penting analisa dari dokter," kata mantan dokter timnas sepak bola wanita AFF itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KPK menyidik dugaan korupsi notifikasi SMS dan WhatsApp di BRI dan Telkom, kerugian negara hampir Rp2 triliun.
Jadwal KRL Jogja-Solo 6 Juni 2026 lengkap dari pagi hingga malam. Tarif Rp8.000, solusi transportasi cepat dan hemat.
BPOM pantau 263 ribu tautan kosmetik ilegal. Ribuan produk di-blacklist, mayoritas berasal dari luar negeri.
Delapan dapur MBG di Solo dihentikan sementara karena IPAL belum sesuai standar. Pemkot pastikan layanan tetap berjalan.
Kemenpar ungkap kota favorit turis asing di Indonesia. Dari Jakarta hingga Bromo, tren wisata 2026 terus meningkat.
Bocah 11 tahun di Sragen ditemukan tewas dengan luka parang. Polisi selidiki dugaan pembunuhan di Jenar.